Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Juni 2010

Rahasia Mengapa Yahudi Pintar... ???

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun diIsrael karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya,apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"

Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius."

Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.

Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersamasusu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),"
ungkapnya.

Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam. Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Andaakan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.

Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buahbuahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Didalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !" katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didoronguntuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.

Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataannya.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan.. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.

Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid. Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengannegara tetangganya.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "Goblok!" kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.

"Lihat saja Indonesia," katanya seperti dalam tulisan itu.

Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!

"Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?

Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"

****

sumber : http://yurimaindriyani.blogspot.com/2009/03/rahasia-yahudi.html

Rabu, 02 Juni 2010

Hindari Lubang di Gigi Susu

Gigi sehat dan rapi? Memang enak dilihat dan dipandang. Sakit gigi? Ah, sangat tidak nyaman. Rasanya senut-senut, kepala pun ikut berdenyut. Nah, bayangkan jika si kecil yang mengalaminya. Ia pasti menjadi rewel. Apalagi dia belum bisa mengutarakan rasa sakitnya itu.

Lantaran itu, kendati gigi susu akan tanggal tidak berarti para ibu boleh mengabaikan perawatannya. "Kerusakan yang terjadi pada gigi susu bisa berakibat buruk pada gigi permanen," ujar Prof.Dr.drg.Ismu Suharsono Suwelo, SpKGA, guru besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.


SEJAK DI PERUT

Gigi pada bayi sebenarnya sudah terbentuk sejak ia masih dalam kandungan. Bahkan, gigi permanen pun sudah terbentuk. "Pada trimester pertama, gigi-gigi ini sudah ada. Hanya saja munculnya nanti setelah anak berusia 5-6 tahun," terang Prof. Ismu, yang juga berpraktek di RSIA Hermina.

Tak pelak lagi, faktor gizi ibu hamil turut mempengaruhi pertumbuhan gigi. Itu sebabnya ibu hamil perlu mengkonsumsi makanan sehat yang sarat kandungan gizi terbaik. Kalsium dan fosfor adalah bahan penting untuk pembentukan gigi. Kedua zat ini banyak ditemukan pada susu. Sedangkan flourida diperlukan untuk penguat gigi. Begitu juga vitamin C dan D.

Kecuali itu, ibu hamil pun jangan sembarangan menelan obat-obatan. Karena obat semacam tetrasiklin mengakibatkan kerusakan warna gigi dan melemahkan gigi. Ada baiknya ibu hamil diberikan flour secara khusus. Begitu juga setelah bayi lahir. "Tentu dengan dosis yang tepat. Flour ini akan mencegah munculnya kerusakan gigi," papar Prof. Ismu.


GIGI PERTAMA

Umumnya gigi pertama bayi muncul saat ia berusia 6 bulan. Ada yang lebih cepat, sekitar umur 4 bulan, ada pula yang baru muncul ketika menginjak usia 15 bulan. Para ibu tak usah khawatir, karena tiap bayi memang berbeda. Kecuali jika sudah melewati masa itu belum juga tumbuh, maka diperlukan konsultasi dengan dokter gigi.

Gigi susu pertama muncul di bagian tengah bawah depan. Kemudian baru gigi seri tengah atas. Bisa juga terjadi sebaliknya. Lantas, 4 buah gigi seri samping atas dan bawah. Pada usia 12-24 bulan, muncul 4 buah gigi geraham atas dan bawah sebelah depan, 4 buah gigi taring bawah atas, serta 4 buah gigi geraham atas dan bawah sebelah belakang. Jumlahnya ada 20 buah.

"Pertumbuhan gigi susu akan berhenti pada saat usia 3 tahun," jelas Prof. Ismu lebih lanjut. Lantas, satu per satu akan tanggal dan digantikan oleh gigi permanen saat si kecil menginjak usia 5 atau 6 tahun. Gigi permanen berjumlah 32 buah. Dan yang terakhir muncul adalah gigi bungsu, pada usia 19 tahun.


BIKIN DEMAM

Saat gigi susu si kecil tumbuh, ada tanda-tanda khusus yang perlu diketahui oleh orangtua. Umumnya bayi lebih rewel karena tumbuh gigi merupakan saat yang tidak menyenangkan. Gusi terasa sakit dan gatal. Bahkan, pada beberapa bayi muncul demam saat tumbuh gigi. Sekalipun ini diragukan kebenarannya, karena kenyataannya anak di bawah usia satu tahun sering terkena infeksi virus, yang mungkin saja berbarengan dengan tumbuhnya gigi. Jadi, penyebab demam bukan karena tumbuh gigi, melainkan infeksi virusnya.

Bayi dengan pipi berwarna merah patut dicurigai giginya sedang tumbuh. Gusi bayi pun merah dan agak bengkak. Tanda lain, bayi akan banyak mengeluarkan air liur saat giginya tumbuh. Dan juga muncul ruam-ruam di sekitarnya.

Yang merepotkan, si kecil biasanya kehilangan nafsu makan saat giginya tumbuh. Maklum, ia merasa tidak nyaman akibat rasa gatal di sekitar mulut. Untuk mengatasi hal tersebut, berikanlah makanan lunak dan agak dingin untuk si kecil.

Kemudian bantulah mengatasi ketidaknyamanannya dengan cara menekan-nekan bagian rahangnya. Tekanlah dengan lembut menggunakan jari-jari tangan. Tapi ingat, jaga jangan sampai kuku Anda melukai wajahnya. Berilah si kecil mainan atau buah dan sayuran, seperti apel dan wortel, untuk digigit-gigit. Gigitan ini untuk mengalihkan rasa gatal yang muncul di sekitar gigi yang akan muncul. Tapi jangan lupa untuk mencuci bersih mainan dan makanan tersebut. Jangan biarkan si kecil menggigit-gigit jari tangannya sebab ini bisa merupakan awal kebiasaan buruk.


KERUSAKAN GIGI

Kendati gigi susu akan tanggal, ia tetap memerlukan perawatan yang benar sebab kerusakan pada gigi susu berjalan lebih cepat dibandingkan pada gigi tetap. Apalagi kerusakan itu mudah sekali menjadi karies yang rampant (ganas). Proses karies yang ganas akan cepat menjalar dari email ke dentin sampai pulpa.

Kecuali itu, kerusakan gigi susu juga mempengaruhi pertumbuhan gigi permanen si kecil. Data menunjukkan, 9 dari 10 anak balita menderita kerusakan gigi. "Dan setiap anak rata-rata menderita 7 lubang dari 20 giginya," tegas Prof. Ismu.

Struktur gigi geligi memang ditentukan oleh faktor keturunan. Sedangkan kerusakan gigi terjadi akibat perawatan yang tidak tepat. Makanan juga memegang peranan penting. Yang gampang merusak gigi adalah makanan yang mengandung gula dan tepung.

Bakteri yang hidup karena adanya gula dan tepung tersebut, menimbulkan kerusakan gigi. Pasalnya, bakteri ini memproduksi asam yang akan merusak lapisan yang melindungi gigi. Bakteri tak akan berhenti sampai lapisan gigi, tapi akan terus menembus bagian yang lunak dari gigi. Bakteri ini dapat hidup sekalipun tak ada udara di dalamnya, tapi tetap butuh gula dan tepung. Dan, dalam waktu tidak lebih dari sehari, gula dan tepung yang tersisa pada gigi ini bisa mengakibatkan lubang pada gigi.

Mustahil sekali seorang ibu bisa tega melarang anaknya sama sekali tak mengkonsumsi jenis makanan manis, seperti gula, coklat. Lantaran itulah, mengendalikan anak dalam mengkonsumsi jenis makanan adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan tersebut juga tak kalah pentingnya.

Perawatan sejak dini bisa menghindarkan si kecil dari kerusakan gigi yang lebih parah. Misalnya ke tulang di bawah gigi dan ke rongga yang berisi pembuluh darah di bawah lapisan email gigi, yang dapat menimbulkan radang dan pembengkakan.

Biasakanlah anak untuk minum air putih seusai makan. Untuk yang lebih besar, ajari anak berkumur dengan air tersebut. Kemudian, bersihkan gigi bayi dengan kain kasa yang telah dibasahi air hangat. Ajarkan anak menyikat giginya. Awali dengan sikat tanpa pasta, kemudian sedikit demi sedikit beri pasta gigi dengan berbagai rasa yang disukai anak. Kegiatan membersihkan gigi ini minimal dua kali sehari, sesudah sarapan pagi dan menjelang tidur.


Riesnawiati Soelaeman
www.tabloidnova.com

Rabu, 19 Mei 2010

Tanda-tanda Persalinan

Proses persalinan berbeda-beda pada tiap individu, namun ada beberapa tanda yang dapat membantu ibu untuk memperkirakan kapan waktu persalinan tiba.

Tanda palsu
Selama kehamilan, ibu akan merasakan kontraksi rahim (mulas, kram perut) yang lemah dan tidak teratur, yang disebut kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi tersebut tidak menyebabkan lahirnya bayi.
Menjelang persalinan akan terjadi kontraksi otot-otot rahim yang menyebabkan bayi lahir, ini disebut His.
His pada bulan terakhir kehamilan akan terjadi beberapa kali, namun perlu diperhatikan apakah his tersebut merupakan his palsau (his pendahuluan) atau his persalinan.

Ciri-ciri his palsu adalah :
a. Tidak teratur, tidak menyebabkan nyeri di perut bagian bawah dan lipatan paha.
b. Tidak menyebabkan nyeri memancar dari pinggang ke perut bagian bawah.
c. Lama kontraksi pendek dan tidak begitu kuat, bila dibawa berjalan kontraksi biasanya menghilang.
d. Tidak bertambah kuat seiring dengan bertambahnya waktu.
e. Tidak ada pengaruh pada pembukaan mulut rahim.

Ketika mulai terjadi kontraksi, setiap timbul catatlah frekwensinya, kekuatan, lamanya kontraksi tersebut. Gunakan stopwatch atau jam tangan yang ada detiknya.

Tanda-tanda bahwa persalinan mulai berlangsung
- Kontraksi yang berkala lama dan kekuatannya.
- Lamanya 45 - 75 detik
- Kekuatan kontraksi : semakin lama akan bertambah kuat. Saat mulas, jika kita menekan dinding perut dengan telunjuk akan terasa perut mengeras.
- Interval kontraksi : akan bertambah sering, permulaan 10 menit sekali, kemudian menjadi 2 menit sekali.
- Pecahnya kantung ketuban
- Keluarnya bercak darah bukan petunjuk akurat ibu akan segera melahirkan. Namun ibu perlu waspada terhadap hal tersebut, jika perdarahan banyak, ibu perlu segera ke rumah sakit tanpa perlu menunggu hingga kontraksi yang terjadi mulai teratur dan bertambah kuat kekuatannya.

Kapan pergi ke rumah sakit ?
- Yang pasti, datang lebih awal akan lebih baik daripada datang terlambat.
- Pergi ke rumah sakit terlalu cepat akan membuat ibu lebih cemas, karena itu disarankan baru pergi ke rumah sakit setelah ada mulas yang teratur 10 menit sekali atau adanya tanda-tanda bahaya (lihat di bahasan tanda-tanda bahaya).

Waspadai tanda-tanda bahaya sebelum persalinan
- Ketuban pecah dini
- Normalnya ketuban pecah beberapa saat sebelum melahirkan
- Jika sebelum tanggal perkiraan persalinan ibu telah merasa keluarnya cairan dalam jumlah banyak dari kemaluan (pecahnya ketuban), segeralah ke rumah sakit, karena ketuban pecah dini meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
- Perdarahan
- Perdarahan pada kehamilan lanjut (usia kehamilan = 20 minggu) meskipun sangat sedikit dapat merupakan ancaman bagi ibu dan janin. Ibu perlu segera mendapatkan pertolongan di rumah sakit.

Pergerakan Janin Berkurang
Berkurang atau hilangnya pergerakan janin dapat merupakan suatu tanda gawat janin yang dapat berakhir dengan kematian janin. Karena itu sebaiknya ibu mengerti cara menghitung pergerakan janin dalam satu hari, dan segera ke dokter jika menduga pergerakan janin berkurang.
- Pemantauan pergerakan janin harus sudah dimulai sejak awal, yakni sejak inu merasa pergerakan anak, karena ibu sendirilah yang paling tahu dan mungkin mendeteksi kesehatan janinnya, biasakan memperhatikan gerakan anak setiap hari, dianjurkan untuk memperhatikannya pada malam hari, saat itu janin sedang "bangun".
- "Fetal Kick Count", menghitung tendangan janin, menghitung gerakan janin.

Caranya :
Ibu berbaring (malam hari) dan menghitung gerakan janin selama 20 menit. Janin yang sehat akan bergerak lebih dari 5 kali dalam 20 menit. Apabila ini terjadi, Insya Allah janin ibu akan baik selama 24 jam berikutnya, sehingga dengan memantau gerakan janin ibu dapat memprediksi kesehatan janin setidaknya 24 jam ke depan. Apabila janin bergerak kurang dari 5 kali dalam 20 menit, segera hubungi rumah sakit dimana dokter ibu bekerja untuk mendapatkan pemantauan yang lebih akurat dengan cara Non Stress Test (NST/Uji tanpa beban)

Tekanan Darah Meningkat
Tekanan darah meningkat tanpa pemeriksaan tensi darah sulit diketahui, tetapi apabila ibu merasa bengkak pada kaki yang tidak hilang setelah diistirahatkan, bengkak pada punggung tangan, bengkak pada kelopak mata atau bagian tubuh lainnya, segera hubungi dokter/rumah sakit karena kemungkinan ibu terancam preeklamsi (keracunan kehamilan).

sumber: Materi dari DR. dr. Sofie Rifayani Krisnadi, SpOG (K), Jl. Ir. H. Juanda 1 Bandung, Telp. 022-4210030
www.ibuhamil.com

Trimester Pertama..



Awal kehamilan anda ditandai berdasarkan menstruasi terakhir anda. Banyak perubahan fisik yang akan anda alami selama trimester pertama (3 bulan pertama kehamilan). Periode ini juga merupakan periode tumbuh kembang yang cepat bagi bayi anda.

Bulan Pertama Anda
- Perubahan pertama mulai terlihat pada minggu ke-4 masa kehamilan.
- Rasa metal dalam mulut merupakan penanda pertama dan satu-satunya perubahan fisik yang ada.


Bulan Pertama Bayi
- Pada minggu ke-2, struktur dasar susunan syaraf pusat dalam kandungan mulai terbentuk.




Bulan Ke-2 Anda
- Pada minggu ke-5, sekalipun anda hanya mengalami menstruasi atau bahkan tidak lagi mengalami menstruasi; anda akan merasakan gejala menjelang menstruasi seperti kembung, gerah, dan sakit kepala.
- Payudara mulai membesar dan menjadi lebih peka.
- Frekuensi buang air kecil bertambah.
- Pada minggu 6, vagina dan labia mayor mulai bereaksi terhadap peningkatan aliran darah dengan berubah warna menjadi kebiru-biruan.
- Mual dan muntah mulai terjadi.
- Pada minggu 7, kadang-kadang anda merasa pusing dan sesak napas.
- Benjolan-benjolan kecil mulai muncul di payudara, dan area seputar puting susu berubah warna menjadi lebih tua.
- Pada minggu 8, rambut anda mulai sulit ditata.
- Cairan vagina yang bening, putih, dan tak berbau mulai merembes keluar.


Bulan Ke-2 Bayi
- Minggu 5, embrio dapat dilihat dengan mata telanjang.
- Minggu 6, jantung berdegup; kepala, dada, serta perut mulai terbentuk.
- Minggu 7, terbentuk lekukan-lekukan yang menandai tempat dimana jari tangan dan jari kaki akan tumbuh.
- Minggu 8, sekalipun panjang janin baru sekitar 2.5 cm (1 in), semua organ bagian dalam sudah ada pada tempatnya dan sendi-sendi utama seperti pundak dan pinggul sudah terlihat dengan jelas.




Bulan Ke-3 Anda
- Minggu 9, kulit anda mengalami perubahan. Gusi mulai melunak sehingga memerlukan perawatan lebih. Untuk keterangan lebih lanjut, lihat Perubahan Fisik Lainnya.
- Kelenjar tiroid/ gondok disisi leher bagian depan membesar.
- Minggu 10, ukuran uterus anda sudah sebesar buah grapefruit (buah sejenis jeruk)
- Payudara sudah lebih besar dari ukuran bra normal anda.
- Minggu 11, rasa mual, muntah dan morning sickness mulai hilang.
- Volume darah bertambah banyak, dan anda dapat mengalami mimisan.
- Minggu 12, akhir dari trimester pertama, uterus sudah tumbuh lebih tinggi dari tulang panggul dan terasa bila diraba dari luar.


Bulan Ke-3 Bayi
- Minggu 9, mulut dan hidung sudah kelihatan; kedua lengan pun tumbuh dengan cepat.
- Minggu 10, bentuk jari tangan dan jari kaki sudah kelihatan, walaupun satu sama lainnya masih tersambung oleh selaput kulit.
- Diakhir minggu 11, semua organ bagian dalam sudah berbentuk dan berfungsi.
- Minggu 12, atau akhir trimester pertama— kelopak mata, kuku jari tangan dan kaki telah kelihatan, persendian bisa bergerak, bayi mampu mengisap dan menelan.

Semua sistem dalam tubuh bayi telah berkembang dengan baik dan banyak organ yang bentuknya hampir sempurna. Meskipun dalam 12 minggu janin tumbuh dengan cepat, janin masih belum mampu hidup di luar rahim.

sumber : www.wyethindonesia.com
untuk di web,untuk di web,untuk di web

Selasa, 18 Mei 2010

Kesehatan Ibu Islami

Ada 4 faktor kesehatan :
Sebagaimana sudah saya sampaikan bahwa memahami kesehatan hanya dari fisik saja akan memberi hasil yang tidak memuaskan, kita perhatikan bagaimana ibu/muslimah yang sehat ada 4 aspek yaitu, sehat fisik, sehat jiwa, sehat social, sehat spiritual.

Kesehatan fisik :
Kita akan mulai mengamati kecenderungan kesehatan ibu modern ini dari problem kesehatannya dan menarik garis menuju sebab dari kecenderungan itu.

A. Kecenderungan kesehatan ibu modern
Seperti sudah saya jelaskan bahwa factor penting yang berperan dalam menjadikan seseorang sehat atau tidak sehat adalah bagaimana memfungsikan karunia Allah atas badan dan jiwa kita dalam berinteraksi dengan manusia lain dan dengan alam.

• Sedentary living pola hidup yang kurang gerak/bermalas-malasan. yaitu pola hidup yang ditandai dengan :
- Kerja duduk dalam waktu lama.
- Efek remote control, teknologi remote control telah menambah kemalasan seseorang.
- Otomatisasi
- Tidak sempat olah raga karena tekanan waktu.

• Stress
Banyak factor yang memicu stress bagi para ibu terutama di kota-kota besar, mulai factor ekonomi sampai social.
- Masalah anak : anak nakal, problem pendidikan anak di sekolah dan dirumah,
interaksi anak dengan temannya, keselamatan, perkembangan psikologi anak, dll. menuntut seorang wanita/ibu berpikir keras terus-menerus.
- Pekerjaan/persaingan kerja : sebagian besar ibu modern di kota besar adalah pekerja bahkan ada yang menduduki posisi menentukan di kantornya, akibatnya mereka harus berhadapan dengan banyak tenaga kerja yang belakangan ini mengajukan banyak tuntutan yang kadang-kadang sulit untuk dipenuhi oleh perusahaan. Ibu sebagai manajer atau pada posisi apapun menanggung beban berat karena para wanita lebih sensitive terhadap persoalan disekelilingnya. Persoalan di tempat kerja memberi kontribusi yang cukup besar terhadap munculnya stress pada wanita pekerja.
- Ikut memperjuangkan kebutuhan hidup keluarga : banyak ibu rumah tangga yang disamping menanggung beban pekerjaan domestic yang mulia, masih harus membantu suaminya mencari nafkah.
- Tekanan mental-emosional dari lingkungan : banyaknya masyarakat yang menganut pergaulan bebas, demoralisasi, pelecehan gender yang masih sering terjadi, pelecehan seksual dan bahkan kekerasan seksual adalah tantangan rutin para wanita pekerja.
Yang saya jelaskan diatas adalah hal-hal yang spesifik dialami wanita pekerja yang kadang-kadang sulit dilawan. Disamping itu tuntutan hemat waktu memaksa para wanita terutama pekerja untuk makan hanya sekedar untuk kenyang. Dan cara mudah mengenyangkan perut adalah dengan makan makanan siap saji yang sebagian besar adalah junk food, akibatnya mereka makan makanan dgn bahan pengawet/tidak segar, makanan serba instant, dan sering kali disertai dengan keadaan dehidrasi akibat kurang atau tidak sempat minum, dll.

Kebiasaan-kebiasaan seperti ini secara keseluruhan diduga dapat mengakibatkan usia estrogen memendek dengan akibat:
1. Cepat menopause, dengan segala keluhannya, banyak wanita menopause dalam usia kurang dari 40 tahun, sehingga meningkatkan keluhan-keluhan.
2. Kasus obesitas/kegemukan, perut buncit dan paha membesar meningkat dari hari ke hari
3. Osteoporosis akibat kurang gerak dan makanan rendah kalsium
4. Radang sendi/arthritis pada usia yang relatif muda.
5. Peningkatan kasus serangan jantung pada wanita, kasus sudden death pada wanita meningkat pesat menurut statistik peningkatannya sampai 40% dibandingkan 30 tahun yang lalu.
6. Tekanan darah tinggi pada wanita meningkat 32% dibanding 10 tahun lalu
7. Kejadian metabolik sindrom akibat peningkatan kadar gula darah, kolesterol meningkat, kencing manis yang sering kali berakhir dengan stroke, kasus Dislipidemia atherogenic pada wanita juga meningkat, yang ditandai
- peningkatan kadar trigliserida lebih besar dari 150 mg/dl
- penurunan kadar HDL – Cholesterol :
• Pria < 40 mg/dl
• wanita < 50 mg/dl
- hipertensi
- gula darah yang tinggi.
Ini disebut sindroma metabolik dan sering disebut juga sindroma X, atau juga the deadly quartet.
8. Depresi karena kerasnya persaingan ekonomi
9. Informasi yang bersifat sangat bebas telah merusak spiritualitas wanita muslimah, yang paling gencar diserukan oleh gerakan women’s lib, yang di Indonesia bergerak denagn nama-nama tersamar, padahal tidak ada aturan kebebasan bermartabat bagi wanita yang lebih hebat dari aturan Islam. Sementara gerakan women’s lib justeru merusak moralitas dan martabat wanita dan menggoyahkan keindahan sendi-sendi mawaddah wa rohmah dalam prinsip rumah tangga Islami.

B. Cara menanggulanginya:

1. Tingkatkan aktifitas fisik
• Kerjakan sendiri pekerjaan yang bisa dilakukan.
• Kurangi nonton TV, maksimal 2 jam sehari
• Lakukan puasa sunnah, misalnya senin – kamis
• Ambil kembali peran domestik
2. Makanan
• Kurangi makanan manis
• Kurangi lemak hewani, perbanyak lemak nabati.
• Atur porsi makan, sarapan cukup utk energi bekerja, makan siang cukup, makan malam tetap makan tapi sedikit
• Sayur atau buah wajib pada makan siang atau malam
• Jangan ngemil
• Usahakan makanan segar, jika mungkin yang baru dimasak
• Minum air putih minimal 30 cc/kg bb/hari pada keadaan udara sejuk, jika udara panas tambahkan 20% lagi, jika berolah raga tambahkan kira-kira 500 cc .
3. Biji-bijian
Makanlah biji-bijian yang mengandung vitamin, mineral dan fitoestrogen/estrogen alami.
• kacang-kacangan, kacang tanah baik utk kesehatan jantung dan pembuluh darah
• biji bunga matahari, mengandung fitoestrogen disamping vitamin dan mineral
• kedelai dan produk kedelai
• Obat herbal untuk mensuplai fitoestrogen terutama bagi wanita usia diatas 35 tahun dimana kerja estrogen mulai menurun.
4. Susu segar
• minumlah segelas susu setiap hari karena kandungan protein dan kalsium yang banyak dan mudah diserap dan bacalah doa seperti diajarkan Rasulullah SAW:
Allahumma baariklanaa fiihi wa zidnaa minhu
5. Lakukan rekreasi yaitu pergi sebentar melupakan kejenuhan tugas-tugas domestik jika mungkin dengan suami tanpa membawa anak, tingkatkan silaturrahim
6. Lakukan kegiatan kelompok : pengajian, kegiatan kewanitaan, terutama dilingkungan tempat tinggal
7. Jangan dibiasakan minum obat bebas, obat hanya diminum jika memang perlu sesuai keluhan
8. Tingkatkan kualitas sholat dan wudhu.

Semoga artikel yang di tulis Oleh dr muhammad ali toha yang berjudul kesehatan Ibu Islami bisa bermanfaat.
www.rumahsehatafiat.wordpress.com

Rabu, 28 Oktober 2009

Proses UHT: Upaya Penyelamatan Gizi Pada Susu

Sumber : WASPADA Online
Oleh : Prof Dr Ir Made Astawan MS

Susu merupakan sumber gizi terbaik bagi mamalia yang baru dilahirkan. Susu disebut sebagai makanan yang hampir sempurna karena kandungan zat gizinya yang lengkap. Selain air, susu mengandung protein, karbohidrat, lemak, mineral, enzim-enzim, gas serta vitamin A, C dan D dalam jumlah memadai. Manfaat susu merupakan hasil dari interaksi molekul-molukel yang terkandung di dalamnya.

Susu segar merupakan cairan yang berasal dari kambing sapi sehat dan bersih yang diperoleh dengan cara pemerahan yang benar yang kandungan alaminya tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun dan belum mendapat perlakuan apapun (SNI 01-3141-1998). Dalam prakteknya sangat kecil peluang kita untuk mengonsumsi susu segar definisi SNI tersebut di atas. Umumnya susu yang dikonsumsi masyarakat adalah susu olahan baik dalam bentuk cair (susu pasteurisasi, susu UHT) maupun susu bubuk.

Susu pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas sekitar 63-72 derjat Celcius selama 15 detik yang bertujuan untuk membunuh bakteri patogen. Susu pasteurisasi harus disimpan pada suhu rendah (5-6 derjat Celcius) dan memiliki umur simpan hanya sekitar 14 hari.

Susu bubuk berasal susu segar baik dengan atau tanpa rekombinasi dengan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. Umumnya pengeringan dilakukan dengan menggunakan spray dryer atau roller drayer. Umur simpan susu bubuk maksimal adalah 2 tahun dengan penanganan yang baik dan benar. Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk prowder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder) dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk prowder)
(SNI 01-2970-1999).

Susu UHT (ultra high temperature) merupakan susu yang diolah menggunakan pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang singkat (135-145 derjat Celcius) selama 2-5 detik (Amanatidis, 2002). Pemanasan dengan suhu tinggi bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisme (baik pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segarnya.

Proses Susu UHT

Susu cair segar UHT dibuat dari susu cair segar yang diolah menggunakan pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang sangat singkat untuk membunuh seluruh mikroba, sehingga memiliki mutu yang sangat baik.
Secara kesuluruhan faktor utama penentu mutu susu UHT adalah bahan baku, proses pengolahan dan pengemasannya. Bahan baku susu UHT cair segar adalah
susu segar yang memiliki mutu tinggi terutama dalam komposisi gizi. Hal ini didukung oleh perlakuan pra panen hingga pasca panen yang terintegrasi. Pakan sapi harus diatur agar bermutu baik dan mengandung zat-zat gizi yang memadai, bebas dari antibiotika dan bahan-bahan toksis lainnya. Dengan demikian, sapi perah akan menghasilkan susu dengan komposisi gizi yang baik. Mutu susu segar juga harus didukung oleh cara pemerahan yang benar termasuk di dalamnya adalah pencegahan kontaminasi fisik dan mikrobiologis dengan sanitasi alat pemerah dan sanitasi pekerja. Susu segar yang baru diperah harus diberli perlakuan dingin termasuk transportasi susu menuju pabrik.

Pengolahan di pabrik untuk mengkonversi susu segar menjadi susu UHT juga harus dilakukan dengan sanitasi yang maksimum yaitu dengan menggunakan alat-alat yang steril dan meminimumkan kontak dengan tangan. Seluruh
proses dilakukan secara aseptik.

Susu UHT dikemas secara higienis dengan menggunakan kemasan aseptik multilapis berteknologi canggih, Kemasan multilapis ini kedap udara sehingga bakteri pun tak dapat masuk ke dalamnya. Karena bebas bakteri
perusak minuman, maka susu UHT pun tetap segar dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu kemasan multilapis susu UHT ini juga kedap cahaya sehingga cahaya ultra violet tak akan mampu menembusnya dengan terlindungnya dari sinar ultra violet maka kesegaran susu UHT pun akan tetap terjaga. Setiap kemasan aseptik multilapis susu UHT disterilisasi satu per satu secara otomatis sebelum diisi dengan susu. Proses tersebut secara otomatis dilakukan hampir tanpa adanya campur tangan manusia sehingga menjamin produk yang sangat higienis dan memenuhi standar kesehatan internasional.

Dengan demikian teknologi UHT dan kemasan aseptic multilapis menjamin susu UHT bebas bakteri dan tahan lama tidak membutuhkan bahan pengawet dan tak perlu disimpan di lemari pendingin hingga 10 bulan setelah diproduksi.

Keunggulan Susu UHT

Kelebihan-kelebihan susu UHT adalah simpannya yang sangat panjang pada susuh kamar yaitu mencapai 6-10 bulan tanpa bahan pengawet dan tidak perlu dimasukkan ke lemari pendingin. Jangka waktu ini lebih lama dari umur simpan produk susu cair lainnya seperti susu pasteurisasi. Selain itu susu UHT merupakan susu yang sangat higienis karena bebas dari seluruh mikroba
(patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada. Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu zat gizi, relatif tidak berubah.

Proses pengolahan susu cair dengan teknik sterilisasi atau pengolahan menjadi susu bubuk sangat berpengaruh terhadap mutu sensoris dan mutu gizinya terutama vitamin dan protein. Pengolahan susu cair segar menjadi susu UHT sangat sedikit pengaruhnya terhadap kerusakan protein. Di lain pihak kerusakan protein sebesar 30 persen terjadi pada pengolahan susu cair
menjadi susu bubuk.

Kerusakan protein pada pengolahan susu dapat berupa terbentuknya pigmen coklat (melanoidin) akibat reaksi Mallard. Reaksi Mallard adalah reaksi pencoklatan non enzimatik yang terjadi antara gula dan protein susu
akibat proses pemanasan yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama seperti pada proses pembuatan susu bubuk. Reaksi pencoklatan tersebut menyebabkan menurunnya daya cerna protein.

Proses pemanasan susu dengan suhu tinggi dalam waktu yang cukup lama juga dapat menyebabkan terjadinya rasemisasi asam-asam amino yaitu perubahan konfigurasi asam amino dari bentuk L ke bentuk D. Tubuh manusia umumnya hanya dapat menggunakan asam amino dalam bentuk L. Dengan demikian proses rasemisasi sangat merugikan dari sudut pandang ketersediaan biologis asam-asam amino di dalam tubuh.

Reaksi pencoklatan (Mallard) dan rasemisasi asam amino telah berdampak kepada menurunnya ketersedian lisin pada produk-produk olahan susu. Penurunan ketersediaan lisin pada susu UHT relatif kecil yaitu hanya mencapai 0-2 persen. Pada susu bubuk penurunannya dapat mencapai 5-10 persen.

Tip Penggunaan Susu UHT :

1. Apabila kemasan susu UHT telah dibuka, maka susu tersebut harus disimpan
pada refrigerator.

2. Susu UHT harus dihindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi (di atas 50
derajat Celcius) karena dapat terjadi gelasi yaitu pembentukan gel akibat kerusakan protein.

3. Kerusakan susu UHT sangat mudah dideteksi secara visual, ciri utama yang umum terjadi adalah kemasan menggembung. Gembungnya kemasan terjadi akibat kebocoran kemasan yang memungkinkan mikroba-mikroba pembusuk tumbuh dan memfermentasi susu. Fermentasi susu oleh mikroba pembusuk menghasilkan gas CO2 yang menyebabkan gembung.

4. Kerusakan juga ditandai oleh timbulnya bau dan rasa yang masam. Selain menghasilkan gas, aktivitas fermentasi oleh mikroba pembusuk juga menghasilkan alkohol dan asam-asam organik yang menyebabkan susu menjadi berflavor dan beraroma masam.

5. Hindari mengkonsumsi susu UHT yang telah mengental. Fermetasi susu oleh bakteri pembusuk juga pembusuk juga menyebabkan koagulasi dan pemecahan protein akibat penurunan pH oleh asam-asam organik. Koagulasi dan pemecahan protein inilah yang menyebabkan tekstur susu rusak yaitu menjadi pecah dan agak kental.

Join d'BC Network

PERDARAHAN PASCA PERSALINAN (HEMORAGIA POSTPARTUM - HPP)

Adalah perdarahan lebih dari 500 cc yang terjadi setelah anak lahir.

Perdarahan primer : terjadi dalam waktu 24 jam pascapersalinan.
Perdarahan sekunder : terjadi dalam waktu sesudah 24 jam pertama pascapersalinan itu.

Masalah di Indonesia
Sebagian besar persalinan terjadi tidak di rumah sakit, sehingga sering pasien yang bersalin di luar kemudian terjadi HPP terlambat datang di rumah sakit, waktu tiba keadaan umum / hemodinamiknya sudah memburuk.
Akibatnya mortalitas tinggi.

KEMUNGKINAN PENYEBAB

1. atonia uteri
2. perlukaan jalan lahir
3. pelepasan plasenta dari uterus
4. tertinggalnya sebagian plasenta dalam uterus (retensio, akreta, suksenturiata..)
5. kelainan proses pembekuan darah akibat hipofibrinogenemia
6. iatrogenik - tindakan yang salah untuk mempercepat kala 3 : penarikan tali pusat, penekanan uterus ke arah bawah untuk mengeluarkan plasenta dengan cepat, dan sebagainya.


DIAGNOSIS

Prinsip 1:
1. bila seorang ibu bersalin mengalami perdarahan setelah anak lahir, pertama-tama dipikirkan bahwa perdarahan tersebut berasal dari retensio plasenta atau plasenta lahir tidak lengkap.
2. Bila plasenta telah lahir lengkap dan kontraksi uterus baik, dapat dipastikan bahwa perdarahan tersebut berasal dari perlukaan pada jalan lahir.

Jika perdarahan masif, diagnosis relatif lebih mudah.
HATI-HATI pada perdarahan lambat, sedikit-sedikit tapi terus-menerus, dapat tidak terdeteksi / terdiagnosis.
Sehingga pada perawatan pascapersalinan perlu observasi klinis dan laboratorium serial.

PRINSIP 2:
Perdarahan hanyalah GEJALA !! Harus diketahui dan ditatalaksana penyebabnya !!!
Bukan sekedar memperbaiki Hb !!
(misalnya dengan transfusi, obat2an hematinik, begitu..)

Bedakan :
Perdarahan karena perlukaan jalan lahir, kontraksi uterus baik.
Perdarahan karena atonia uteri atau sisa plasenta, kontraksi uterus kurang baik.


PENATALAKSANAAN

Terapi terbaik adalah PENCEGAHAN sejak masa antenatal. Tatalaksana anemia dengan nutrisi / gizi dan obat hematinik, vitamin, mineral. Jika ada faktor risiko, dapat dilakukan autotransfusi / transfusi homologus (pasien menabung darahnya sendiri untuk digunakan waktu persalinan).

Pada waktu persalinan, siapkan keperluan untuk resusitasi dan transfusi.

Segera sesudah bayi lahir, injeksi intramuskular ergometrin dan / atau oksitosin untuk meningkatkan kontraksi uterus (dilakukan juga pada persalinan normal biasa)

HATI-HATI pada kehamilan gemelli / kembar yang tidak diketahui sebelumnya, pemberian uterotonik setelah bayi lahir dapat menyebabkan terjepit / terperangkapnya bayi kedua yang masih berada di dalam.

URUTAN / SISTEMATIKA TINDAKAN PADA KASUS
PERDARAHAN PASCAPERSALINAN

1. segera sesudah bayi lahir, injeksi intramuskular ergometrin dan / atau oksitosin untuk meningkatkan kontraksi uterus (dilakukan juga pada persalinan normal biasa)

2. jika terjadi perdarahan, sementara plasenta belum lahir (paling lama 30 menit sesudah bayi lahir), lakukan manuver aktif untuk mengeluarkan plasenta (dianjurkan cara Brandt-Andrews atau manual - lihat kuliah pimpinan persalinan normal)

3. jika terdapat sisa plasenta yang sulit dikeluarkan (retensio / inkreta / akreta / perkreta dsb), sementara perdarahan berjalan terus, mulai dipikirkan pertimbangan untuk laparotomi / histerektomi.

4. usaha untuk menghentikan perdarahan sementara, dapat dengan kompresi bimanual dan massage (Eastman / Dickinson).

5. Dapat juga dilakukan pemasangan tampon uterovaginal, dengan kasa gulung panjang yang dipasang padat memenuhi uterus sampai vagina, dipertahankan selama 12-24 jam.

6. jika akhirnya diputuskan tindakan laparotomi, lakukan ikatan arterii hipogastrika kanan dan kiri, serta, alternatif terakhir, histerektomi

Untuk histerektomi, HARUS diyakini benar bahwa perdarahan berasal dari sisa implantasi plasenta atau dari dinding uterus, bukan dari robekan / perlukaan jalan lahir lainnya atau dari gangguan hematologi lainnya.


perdarahan pasca persalinan 1
Mengatasi Perdarahan pada Ibu Melahirkan
Senin, 12 Feb 2001 17:39:21

Pdpersi, Jakarta - Banyak masalah yang kini diwaspadai pakar kesehatan Indonesia berkaitan dengan terus berlangsungnya krisis multidimensial di negeri ini. Diantara masalah itu adalah, bangkitnya kembali angka kesakitan dan kematian akibat TB Paru, "lost generation" akibat kurang gizi pada anak, dan kematian ibu-anak dalam proses kelahiran.

Indonesia tercatat sebagai negara dengan angka kematian maternal yang masih tinggi. Selain faktor kemiskinan dan masalah aksesibilitas penanganan kelahiran, 75 persen hingga 85 persen kematian maternal disebabkan obstetri langsung, terutama akibat perdarahan. Padahal, 90 persen dari kematian itu bisa dihindari.

Walau kebanyakan ibu sudah memeriksakan kehamilannya di pusat pelayanan kesehatan secara teratur, namun 70 persen persalinan masih terjadi di rumah. Masalahnya, sangat sedikit pihak yang mengetahui diagnosa dan pengelolaan perdarahan akibat keadaan "darurat" ini. Jika saja hal ini bisa dilakukan, bukan mustahil angka kematian ibu dapat ditekan.

Perdarahan Pasca Persalinan

Dalam buku "Panduan Kesehatan Keluarga" disebutkan, batasan perdarahan pasca persalinan adalah setiap perdarahan yang lebih dari 500 cc (perdarahan abnormal atau patologik), yang terjadi dua hingga empat jam pertama setelah anak lahir. Perdarahan dianggap normal (fisiologik) manakala darah yang keluar kurang dari 500 cc.

Berbagai penyebab perdarahan pada persalinan adalah:

* Perdarahan karena atonia uteri, terjadi bila kontraksi rahim kurang baik atau lembek. Perdarahannya berasal dari bekas menempelnya plasenta, akibat terbukanya pembuluh darah besar pada plasenta yang lepas sebagian atau lepas keseluruhan.
* Perdarahan karena robekan jalan lahir.
* Perdarahan akibat gangguan pembekuan darah (jarang).

Bila dihadapkan dengan perdarahan pasca persalinan, pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah, apakah perdarahan terjadi akibat robekan jalan lahir (biasanya robekan serviks/leher rahim), atau apakah karena kontraksi rahim kurang baik (atonia uteri)?

Penanganan setiap keadaan (robekan jalan lahir atau atonia uteri), memerlukan pengelolaan yang berlainan. Apabila ternyata perdarahan yang terjadi bukan akibat robekan jalan lahir, maka pertanyaan yang diajukan berikutnya adalah, apakah ari-ari (plasenta) sudah lahir atau belum?

Nah, upaya membedakan perdarahan pasca persalinan karena atonia uteri dan robekan jalan lahir adalah:

* Atonia uteri (sebelum/sesudah plasenta lahir).
1. Kontraksi uterus lembek, lemah, dan membesar (fundus uteri masih tinggi.
2. Perdarahan terjadi beberapa menit setelah anak lahir.
3. Bila kontraksi lembek setelah masase atau pemberian uterotonika, kontraksi tidak atau lambat menjadi keras.
* Robekan jalan lahir (robekan jaringan lunak).
1. Kontraksi uterus kuat, keras dan mengecil.
2. Perdarahan terjadi langsung setelah anak lahir. Perdarahan ini terus-menerus. Penanganannya, ambil spekulum dan cari robekan.
3. Setelah dilakukan masase atau pemberian uterotonika langsung mengeras tapi perdarahan tidak berkurang.

Dalam keadaan apapun, robekan jalan lahir harus dapat dikesampingkan. Tak jarang, perdarahan terjadi karena atonia dan robekan. Perdarahan pada kala III (kala uri) sebelum atau sesudah lahirnya plasenta, merupakan penyebab utama kematian ibu bersalin. Salah satu upaya mengatasi perdarahan pasca persalinan ini adalah dengan obat.

Pencegahan dengan Obat

Yang dimaksud pencegahan dengan obat adalah pemberian obat uterotonika setelah lahirnya plasenta. Namun, pemberian obat ini sama sekali tidak dibolehkan sebelum bayi lahir. Keuntungan pemberian uterotonika ini adalah untuk mengurangi perdarahan kala III dan mempercepat lahirnya plasenta. Karena itu, pemberian pencegahan dapat diberikan pada setiap persalinan atau bila ada indikasi tertentu.

Indikasi yang dimaksud, adalah hal-hal yang dicurigai akan menimbulkan perdarahan pasca persalinan. Yaitu;

* Riwayat persalinan yang kurang baik, misalnya:
1. Riwayat perdarahan pada persalinan yang terdahulu.
2. Grande multipara (lebih dari empat anak).
3. Jarak kehamilan yang dekat (kurang dari dua tahun).
4. Bekas operasi Caesar.
5. Pernah abortus (keguguran) sebelumnya.
* Bila terjadi riwayat persalinan kurang baik, ibu seyogyanya melahirkan dirumah sakit, dan jangan di rumah sendiri. hasil pemeriksaan waktu bersalin, misalnya:
1. Persalinan/kala II yang terlalu cepat, sebagai contoh setelah ekstraksi vakum, forsep.
2. Uterus terlalu teregang, misalnya pada hidramnion, kehamilan kembar, anak besar.
3. Uterus yang kelelahan, persalinan lama.
4. Uterus yang lembek akibat narkosa.
5. Inersia uteri primer dan sekunder.

Obat-obatan yang dipakai untuk pencegahan adalah Oksitosin dan Ergometrin. Caranya, disuntikkan intra muskuler atau intravena (bila diinginkan kerja cepat), setelah anak lahir.

Perdarahan karena Atonia

Bila terjadi perdarahan sebelum plasenta lahir (Retensia plasenta), ibu harus segera minta pertolongan dokter rumah sakit terdekat. Untuk daerah terpencil dimana terdapat bidan, maka bidan dapat melakukan tindakan dengan urutan sebagai berikut:

* Pasang infus.
* Pemberian uterotonika intravena tiga hingga lima unit oksitosina atau ergometrin 0,5 cc hingga 1 cc.
* Kosongkan kandung kemih dan lakukan masase ringan di uterus.
* Keluarkan plasenta dengan perasat Crede, bila gagal, lanjutkan dengan;
* Plasenta manual (seyogyanya di rumah sakit).
* Periksa apakah masih ada plasenta yang tertinggal. Bila masih berdarah;
* Dalam keadaan darurat dapat dilakukan penekanan pada fundus uteri atau kompresi aorta.

Bila perdarahan terjadi setelah plasenta lahir, dapat dilakukan:

* Pemberian uterotonika intravena.
* Kosongkan kandung kemih.
* Menekan uterus-perasat Crede.
* Tahan fundus uteri/(fundus steun) atau kompresi aorta.

Tentu saja, urutan di atas dapat dilakukan jika fasilitas dan kemampuan penolong memungkinkan. Bila tidak, rujuk ke rumah sakit yang mampu melakukan operasi histerektomi, dengan terlebih dahulu memberikan uterotonika intravena serta infus cairan sebagai pertolongan pertama.

Perdarahan karena Robekan Jalan Lahir

Perdarahan pasca persalinan yang terjadi pada kontraksi uterus yang kuat, keras, bisa terjadi akibat adanya robekan jalan lahir (periksa dengan spekulum dan lampu penerangan yang baik-red). Bila sudah dapat dilokalisir dari perdarahannya, jahitlah luka tersebut dengan menggunakan benang katgut dan jarum bulat.

Untuk robekan yang lokasinya dalam atau sulit dijangkau, berilah tampon padat liang senggama/vagina dan segera dirujuk dengan terlebih dahulu memasang infus dan pemberian uterotonika intravena.

Nah, setelah semuanya lewat, sang ibu pun larut dalam kebahagiaan bersama bayinya tercinta.

sumber www.Pdpersi.com oleh dadi resmawan

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...