Kamis, 31 Desember 2009

Dia Rasulullah S.A.W Insan yang Terpuji

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Anas bin malik, Rasulullah shollallahu 'alahi wa sallam bersabda, "Alangkah rindunya aku untuk berjumpa dengan saudara-saudaraku." Lalu seorang sahabat bertanya, "Bukankah kami-kami ini saudaramu ya Rasul?" Rasul menjawab, "Benar, kalian adalah sahabat-sahabat/saudaraku.

Adapun yang kumaksud adalah dengan saudara-saudaraku itu adalah kaum yang datang sesudahku dan beriman kepadaku padahal mereka tidak pernah berjumpa denganku."

SubhanAllah... Dari ucapannya melalui hadits di atas, beliau sebegitu rindunya pada kita-kita ini ummatnya yang hidup jauh dari masanya dan rindunya itu menurut saya adalah sebuah penghargaan untuk kita. Beliau menghargai kita karena sampai saat ini kita masih beriman padanya walau tanpa pernah sekalipun berjumpa secara langsung menatap wajahnya. Begitulah Rasulullah manusia special yang dimulaikan Allah dengan segala budi pekertinya yang amat luhur dan terpuji, sesuai dengan namanya "Muhammad" yang memiliki arti "insan yang terpuji".

Di sisi lain beliau juga tidak hanya rindu pada kita ummatnya, tapi sangat peduli. Coba saja kita ingat cerita pada akhir hidupnya ketika ajal menjelang, beliau amat mempedulikan ummatnya. Pada detik-detik terakhir ruh akan lepas dari raga, lisannya berucap "ummati...ummati...ummati". Sungguh peristiwa itu sebuah pemandangan diluar kebiasaan manusia umum, disela-sela rasa sakit, beliau Nabi shollallahu 'alahi wa sallam. masih sempat terfikir akan keadaan ummatnya selepas beliau wafat. Bayangkan...andai kita saat itu sempat menyaksikan peristiwa tsb, sudah pasti itu akan menjadi salah satu peristiwa yang amat mengharukan dalam sejarah hidup kita.

Masih dalam keadaan sakaratul mautnya, dari peristiwa itu juga kita bisa lihat kecintaan Rasulullah pada ummatnya. Saat badan mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi, dari bibir yang senantiasa basah menyebut asma-Nya, terucap sebuah permohonan yang amat memilukan hati "Ya...Allah, dasyat nian maut ini. Timpakan saja semua maut ini (baca:rasa sakitnya) kepadaku, jangan pada ummatku". SubhanAllah...sungguh terpuji akhlaqmu ya rasul.

Tapi apa yang terjadi saat ini ?! mungkin di antara kita masih ada yang biasa-biasa saja terhadap Rasulullah. Sholawat jarang terlantun dari lisan dan kerap kali meninggalkan sunnah-sunnahnya. Bukan kah sejatinya kita pun merasa rindu dan berterima kasih padanya dengan memperbanyak sholawat dan selalu berusaha menjalankan sunnah-sunnahnya dengan baik. Karena bisa dibayangkan keadaan kita saat ini tanpa Rasulullah hadir di dunia ini, pastinya kita akan hidup dalam kegelapan, arah tujuan hidup tidak jelas dan akhlaq kita pun akan jauh dari nilai-nilai kemuliaan.

Pada hadits lain Rasulullah shollallahu 'alahi wa sallam bersabda : "Manusia yang paling mengabaikan aku, adalah orang yang apabila disebut namaku dihadapannya, dia tidak bershawat kepadaku. Shalawat kepadaku dan kepada keluargaku menghilangkan kemunafikan". Oleh karena itu mari kita perbanyak bersholawat pada Rasulullah ! seperti yang sudah sama-sama kita tau bahwa sholawat akan mendatangkan syafa'at di Yaumil Akhir nanti ?! jelasnya syafa'at itu adalah pertolongan. Nanti di kala amal baik kita kurang dan karena sebab itu kita tidak memenuhi syarat untuk masuk ke syurga. Tapi bila kita mendapat syafa'atnya, keadaannya akan lain...kita akan menjadi orang yang beruntung bisa terhindar dari jilatan api neraka yang amat panas.

Kembali pada hadits yang pertama tadi di atas. Ketika pertama kali saya mengetahui hal itu, rasa kagum kian bertambah pada Rasulullah dan tak berhenti hanya di situ, banyak lagi kisah-kisah dari perjalanan hidup beliau yang amat memukau. Salah satunya sekelumit kisah yang akan saya ceritakan ini, yaitu perjalanan Isra Mi'raj baginda Nabi Muhammad S.A.W dimana kala itu Nabi berjumpa dengan Allah S.W.T. dan berdialog langsung dengan-Nya.

Dialog tsb diabadikan di dalam bacaan Sholat pada bacaan Tahiyyat. Berikut ini potongan cerita perjalanan nabi pergi menuju langit ke Tujuh (Sidratul Muntaha). Perjalanan beliau kesana mengendarai Buraq dan pada akhir perjalanan nabi menjadi hanya seorang diri untuk masuk menuju ke Sidratul Muntaha, pasalnya para malaikat tidak mampu lagi mengantarkannya, bahkan ketika malaikat Jibril diminta untuk mengantar, ia berkata "Aku tidak mau ikut lagi, sebab kalau aku ikut, sayapku akan terbakar".

Sebelum rasulullah sampai ke tempat itu, beliau menyaksikan kebesaran Allah yang meliputi Langit dan Bumi. Lalu setibanya rasul disana, beliau pun melakukan penghormatan dengan berucap "Attahiyyatul mubarakatush showatuth thayyibatul lillah" artinya : "Segala Kehormatan, Keberkahan, Kebahagian dan Kebaikan hanya milik Allah saja. Lalu Allah berkata pada rasulullah "Assalamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh" artinya : "Salam Rahmat dan Berkah-Nya aku tujukan kepadamu wahai nabi (nabi muhammad)". Bisa kita bayangkan, betapa bahagianya nabi muhammad mendapat salam langsung dari Allah SWT.
Tapi setelah Rasulullah mendengar salam dari Allah, apa yang terjadi selanjutnya...??? ini yang membuat saya terkagum-kagum, ketika Allah memberikan salam-Nya pada Nabi dengan salam itu tadi, Nabi tidak begitu saja ingin berbahagia sendiri, tapi ia ingat pada ummat-ummatnya. Lalu Nabi pun berucap pada Allah "Assalamu'alaina wa'ala ibadillahi sholihin" artinya : "Salam Keselamatan semoga tetap tercurah untuk hamba-hamba yang Sholeh", melalui jawabannya itu Rasulullah tidak menginginkan kesejahteraan dari salam Allah tadi dilimpahkan hanya pada dirinya saja, tapi ia ingin menyebarkan kesejahteraan itu kepada semua hamba-hamba Allah yang sholeh. SubhanAllah....begitulah kecintaan Rasulullah pada ummat-ummatnya.

Dari kisah-kisah di atas dan kisah-kisah lain dari perjalanan hidup Rasulullah, sebagai manusia yang masih mau mendengarkan hati nurani, pastilah akan terkagum-kagum. Terutama kita sebagai seorang muslim harus merasa berterima kasih pada baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alahi wa sallam dengan memperbanyak sholawat serta selalu berusaha menjalankan sunnah-sunnahnya dengan baik, dengan harapan akan mendapat syafa'atnya kelak nanti di yaumil akhir.

Bila diluar sana ada sekian banyak orang yang melecehkan dan menghina Rasulullah, saya yakin mereka sedang melawan hati nuraninya yang dengan sengaja menegatifkan (negative thinking) cara pandang dan berfikirnya ! kenapa begitu, pastinya mereka memang membaca kisah yang sebenarnya dan secara hati nurani, awalnya mereka juga terkagum akan pribadi yang menawan dari Rasulullah. Tetapi karena ada faktor-faktor tertentu hingga membuat mereka berlaku tidak senonoh seperti itu terhadap kanjeng Nabi Muhammad shollallahu 'alahi wa sallam dan tentu saja atas tindakan mereka itu ummat muslim diberbagai belahan dunia yang menyaksikan hal tsb menjadi amat berang - marah sekali tidak terima sang panutannya itu dihina.

Begitu pun saya sama dengan ummat muslim lainnya amat kesal dan marah sekali pada mereka yang telah menghina baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alahi wa sallam dan dalam suasana hati yang panas, saya inginnya Allah S.W.T mengutuk dan melaknat mereka ! tapi bila masih mungkin, terangilah hati nurani mereka ya Allah dengan cahaya-Mu agar mereka teguh dalam melihat kebenaran, aamiin.

Meskipun demikian bila toh Nabi Muhammad hidup dimasa kini dan mendengar atau bahkan melihat sendiri dihinaan yang ditujukan padanya, kekasih Allah yang mulia itu (baca:Nabi Muhammad) pastinya akan sangat arif sekali menyikapi hal itu. Seperti kisah ini, ketika itu nabi shollallahu 'alahi wa sallam dilempari dengan kotoran hewan dan beliau dikatai dengan sebutan "gila". Malaikat jibril yang mendengar hinaan itu, membuatnya marah besar, konon sampai berkata pada Rasulullah...ia akan memindahkan gunung untuk ditimpakan pada mereka yang telah mengina Nabi ! tapi Rasulullah tidak tertarik dengan tawaran itu dan dengan tersenyum beliau berkata "sudahlah jibril, tidak apa-apa aku ikhlas. Mereka bersikap seperti itu, hanya karena tidak mengerti".

SubhanAllah...begitu luhur budi pekertinya ! sampai dunia berakhir nanti, niscaya tidak akan ada orang yang mampu menandinginya. Mari kita bersholawat padanya "Allahumma sholli wassalim 'ala saidina Muhammadin wa 'ala ali saidina Muhammad".


diambil dari www.dudung.net
karya Wibowo

Arti nama Shishil

Bunda mo upload foto bidadari kecil bunda 8 bulan yang lalu, tepatnya tanggal 25 April 2009. Yang lahir dari rahim bunda pada hari itu. Yang setelah kelahiran itu, kehidupan ayah dan bunda dipenuhi dengan warna warni dunia. Begitu indah, bahagia, penuh tawa, penuh keceriaan. Dan bidadari kecil dari surga itu diberi nama :


SHILLAN ZAHRANI SALSABILA
(=Sekuntum Bunga yang berseri2 dimata air Syurga)


Shillan Zahrani Salsabila atau yang biasa dipanggil Shishil. Ayah dan bunda memberi nama itu karna ayah dan bunda berharap shishil dapat menjadi sekuntum bunga dari Syurga yang selalu berseri-seri, tegar, tabah, kuat disegala macam kondisi yang dihadapinya nanti. Seberat apapun masalah dan problem yang shishil hadapi suatu saat nanti, ayah dan bunda berharap shishil tetap menjadi Sekuntum Bunga yang selalu menyebarkan wangi. Tidak menjadi rapuh, luluh ataupun hancur karna Sekuntum Bunga ini berasal dari Syurga yang diciptakan Allah dengan kesempurnaan.

8 bulannya shishil

Waduh telat posting nich.. tanggal 25 Desember kemarin shishil genap berusia 8 bulan. Waktu itu pas banget kita sekeluarga lagi liburan ketempat mbah cikupa. Nah berikut ini daftar perkembangan shishil di usia 8 bulannya :
  • makin lancar babblingnya, makin jelas kata2nya, makin lama durasinya plus ada nadanya sekarang (walaupun nadanya ga jelas, kadang panjang kadang pendek).

  • makin lancar N cepat juga merambat sambil tengkurapnya, malah bisa dibilang lari kali.. akhir2 ini aja shishil senangnya merambat naik ke spring bed merah yang ditaruh dilantai, kalo dah bosan ya turun sendiri (kadang kejeduk lantai kepalanya, hihi)

  • yang terbaru adalah shishil makin tegap duduknya, sudah ga miring kiri or kanan, ya pokoknya sudah stabil lah. But kalo capek masih aja langsung rebahin kepalanya kebelakang, ga peduli dikasur or dilantai

  • kalo diberdiriin, langsung melangkahkan kakinya (kayak dititah). Malah sudah bisa dititah dari dapur sampe ruang tamu, ckckckck

  • makin pintar. Kalo liat ayah bundanya lagi repot, shishil pasti akan main sendiri dengan tenang, masukin apa aja yang ditemuinnya dikasur ke mulutnya. Tapi ga jarang juga shishil nyusul bunda ke dapur sambil tengkurap.

  • Makin kenal dengan orang2 yang familiar disekelilingnya. Contohnya aja waktu diajak nginap di cikupa, masih aja ga mau digendong mbah uti ataupun mbah kungnya, kecuali setelah lewat sehari semalam, hehehe

  • Sudah mulai keliatan wataknya. Misal kalo bunda lagi pakein baju, shishil pasti akan teriak2 plus kabur2an (entah mo ambil mainan or emang ga senang dipakein baju)

  • Mulai kenal benda2 / binatang disekitarnya, misal kalo bunda bilang kucing, maka shishil akan tengok ke kanan dan ke kiri (cari dimana kucingnya) kalo dah ketemu dia akan girang banget. Juga kalo bunda bilang pesawat, maka shishil akan mengdangak keatas, liat pesawat sampe ga berkedip. Nah yang paling dikenali shishil adalah kalo bunda bilang minum, maka dia akan amat sangat girang dan langsung dorong gelasnya kemulutnya.

  • Oia shishil sudah bunda ajari minum pake gelas. Waktu pertama kali airnya tumpah semua, tapi sekarang tinggal sedikit aja yang tumpah ke bajunya. Good girl.

  • Sekarang juga shishil kalo mandi udah ga pake air hangat lagi, kecuali mandi pagi kalo udaranya sangat dingin. Uhh.. senang banget dia, apalagi kalo mandinya langsung dari selang kran air, ditarik2 tuh selang air, hihihi..



Hmm.. mungkin baru segitu aja perkembangan shishil di usia 8 bulannya. Alhamdulillah ASI juga ASIP masih jalan sampe sekarang, walau kadang ASIP kurang mencukupi tapi sudah tertutupi dengan jus buah. Mpasi juga sudah makin variasi. Paling suka kalo dikasih oatmeal plus pisang, hmm lahap hap hap makannya.

Ga terasa ya shishil sudah 8 bulan dibawah asuhan ayah dan bunda, semoga Allah memberi kesempatan yang lebih luas lagi agar ayah dan bunda bisa ajari banyak hal untuk shishil. Met ulang bulan ya sayang.. sehat selalu, tambah pintar, jadi anak yang berbakti pada Allah, Rasulullah, Dienullah, ortu, negara, bangsa.. Luv so much my little angel..

Kamis, 17 Desember 2009

Happy Birthday to me.. (part 2)

Tadi malam ayah kasih kejutan untuk bunda, setelah kemarin pagi nyuekin bunda, pura-pura ga ingat hari istimewa istrinya, eh semalam kasih kejutan. Jobside ayah pasang jaringan internet dikantornya cair, padahal ayah bilang kalo uangnya mungkin cair nanti setelah selesai buat SPJ. Alhamdulillah ada rizki lagi dari Allah.

Ayah dan bunda memang sudah lama merencanakan mau beli kulkas untuk simpan ASIP, sayur dan buah untuk mpasi shishil. Alhamdulillah hal itu kesampaian juga. Jangan heran, selama ini ASIP bunda titipin dikulkas mba uti prepedan. Jadi mbah uti & mbah kung prepedan sangat berjasa untuk shishil karna mengijinkan freezernya penuh oleh ASIP dan es batu. Hehehe..

Dan hal gembira lain di ultah bunda tahun ini adalah bidadari kecilnya bunda sudah bisa duduk sendiri, juga sudah bisa berdiri sendiri sambil pegangan. Sudah 2 hari ini kalo mainan sambil duduk sendiri. Trus juga bunda latih berdiri di baby gym'nya, lumayan shishil jadi ga bosan karna ada mainannya. Hmm.. ga nyangka anak bunda sekarang sudah besar, sudah mandiri (kalo lagi asyik mainan suka ga sadar kalo ditinggal ayah / bunda ke belakang).

Perasaan dulu anak bunda ini masih bayi kecil yang tiap malam ajak ayah & bundanya begadang, masih bayi kecil yang lemah yang pasrah diapain aja, yang cuma bisa nangis untuk nunjukkin kemauannya, ehh sekarang.. sudah bisa main sendiri, sudah pintar ngoceh-ngoceh sendiri, sudah bisa nunjukkin ekspresinya kalo senang dan marah, sudah punya kemauan sendiri. Fiuhh.. cepat banget ya waktu berlalu, ga terasa sudah hampir 8 bulan shishil ditengah2 ayahbunda. Wah jangan-jangan nanti juga ga terasa, tau-tau shishil sudah remaja, lebih senang kumpul dengan teman-teman daripada sama ayahbunda..

Shishil sayang.. ayah dan bunda akan selalu sayang shishil sampai kapanpun. Jadi jangan pernah menyangsikan hal itu dikemudian hari. Jika suatu saat kita berbeda pendapat / adu argumentasi / bunda melarang shishil melakukan suatu hal, jangan shishil kira itu karna bunda ga sayang shishil. Itu salah!! Justru karna bunda sayang shishil makanya bunda ingin semua yang terbaik untuk shishil.

Jadi dimanapun shishil berada, disitulah cinta kasih bunda berada. Kearah manapun shishil memandang, disitulah bunda memandang shishil dengan penuh kasih. Hal apapun yang sedang shishil pelajari, disitulah bunda berada untuk memegang tangan shishil dan mengarahkannya ke jalan yang benar.

Rabu, 16 Desember 2009

Happy Birthday to me..

Happy Birthday ...


Wah akhirnya datang juga hari ini, ga terasa ya, usia bunda bertambah 1 tahun lagi. Hmm.. sejak berkeluarga apalagi sejak si kecil hadir; bunda hampir aja lupa tanggal bersejarah ini. Dulu waktu belum nikah dari awal bulan Desember pasti bunda sudah merencanakan mo bikin apa untuk hari ini. Walaupun kecil2an tapi pasti ada semacam syukuran gitu dirumah; mama bikin nasi uduk plus lauk pauknya untuk dibagi-bagi ke tetangga, juga bikin kue untuk dibawa ke kantor (waktu msh di cabang Tangerang) sama temen-temen halaqoh.

Tapiii.. sejak menikah.. boro-boro mikir mo bikin apa. Tiap hari sibuk mikirin si kecil; makan apa hari ini, asip'nya abis ga, siapin semua perlengkapan si kecil. Fiuhhh.. ternyata tanpa disadari.. sudah bertambah lagi bilangan usia bunda. Sudah tambah tua..

Semoga aja diusia baru ini, bunda makin dewasa, makin arif & bijaksana, menjadi ibu yang lebih baik lagi untuk shishil sayang, menjadi istri yang lebih sholehah lagi untuk ayah tercinta, menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi dari hari2 yang lalu. Amin..

Flash back ke ultah bunda tahun lalu, ayah bikin kejutan tepat jam 12 malam. Waktu bunda lagi enak2nya tidur tau-tau ayah nyanyi di dekat bunda sambil pegang kue blackforrest lengkap dengan lilinnya. Jelas aja bunda kaget banget, sambil susah payah bangun karna perut yang makin besar, hmm.. bunda yang baru bangun tidur dapat sun sayang dari ayah, ehemm..

Yang bikin bunda tambah kaget, kapan ayah beli blackforestnya. Seingat bunda, ayah cuma ijin mo kerumah temannya untuk bantuin nyelesain skripsi. Eh ternyata saat itu ayah bohong.. ayah bukan pergi kerumah temannya tapi ke toko kue untuk ambil pesanan blackforrest tadi pagi.

Ckckckck.. Pantas aja bunda heran koq perginya ga ada 1 jam, masa iya skripsi selesai sebelum 1 jam. Ayah cuma senyum-senyum aja waktu bunda komplain.

Hmm.. kira-kira ayah rencanain apa lagi ya untuk ultah bunda tahun ini? Tadi pagi aja ayah pura-pura lupa, ga ada ucapan, ga ada sun sayang, malah bunda di cemberutin. Fiuhhh..

Whatever lah, apapun itu, bunda akan tetap sayang ayah, juga shishil tentunya. Mmuaahh..

Senin, 14 Desember 2009

Shishil jutek..

Shishil itu sebetulnya termasuk anak yang ramah dan penyayang. Murah senyum banget apalagi kalo yang manggil orang yang udah familiar untuknya, hufhh bisa-bisa senyum mulu (malah jadi over, hehehe). Kalo bunda minta disayang juga, dia langsung tempelin mulutnya ke pipi bunda (abis ditempelin mulutnya, langsung deh jilatin pipi bunda, hehe). Tapi.. kalo yang manggil orang yang jarang dilihat ato malah baru diliat, boro-boro dikasih senyum, dia ga buang muka aja masih untung, hehehe.

Contohnya aja kemarin waktu mbah akung + mbah uti dari cikupa (ortunya bunda) datang. Shishil langsung pasang tampang hati-hati (hahaha), trus ngelihatin aja, ga lama langsung deh buang muka. Padahal mbah uti + mbah akung ini udah setengah mati ngeledekin plus dikasih uang biar shishil senyum trus mau digendong, tapi tetap aja tuch ga ada perubahan. Apalagi waktu mo digendong, langsung deh melengos badannya (ckckckck). Kalo dipaksa gendong pasti langsung nangis, jadilah bunda repot banget jagain shishil sendirian (ayah lagi ada kerjaan tambahan dikantor).

Shishil pun jadi pendiam, ga ngerayap sambil tengkurap, ga tepuk tangan kayak biasanya, ga ketawa kalo bunda ledekin juga ga gigit waktu bunda sodorin jari bunda (ckckck) cuma liat mbah-mbahnya ini bergantian. Herannya sikap ini bertahan sampe sore, menjelang mbah-mbahnya pulang, baru deh mau digendong, hahahaha. Mbahnya sampe pada bingung semua.

Padahal pagi hari sebelum mbah-mbahnya ini datang, shishil tuh masih bercanda-canda sama bunda, sampe bibir bunda kena gigitannya waktu bunda mo cium. Trus masih merayap sambil tengkurap untuk nyusul bunda ke dapur waktu bunda tinggal masak bubur. Juga masih ngoceh-ngoceh waktu bunda ajak ngobrol. Setelah mbah-mbahnya pulang pun shishil kembali ceria seperti sedia kala.

Hal ini terjadi mungkin karna shishil sudah sampai pada tahapan mengeksplorasi lingkungannya kali ya. Dia mulai mengenali orang-orang yang ada disekelilingnya, mis. bunda, ayah, mba esti, fathan, mbah uti + mbah akung prepedan. Selain itu semuanya asing bagi shishil.

Tapi gimana ya caranya biar hal ini ga berlangsung lama? Bunda ingin shishil tetap jadi anak yang ramah, ga hanya pada orang yang familiar tapi juga pada orang yang baru dikenal, paling ga senyum ajalah.

Shishil sayang, walaupun jarang ketemu (paling sebulan sekali) mbah akung + mbah uti cikupa kan sayang juga ke shishil, sama seperti mbah akung + mbah uti prepedan. Kasian kan kalo dicuekin. Jangan ya sayang..

Mpasi di 7 bulannya shishil

Di usia yang menjelang 8 bulan ini, shishil sudah bunda kenalin macam-macam menu MPASI (Makanan Pendamping ASI). Diantaranya :
  • tepung beras merah, bayam, jagung manis. Tepung beras merah dimasak dengan api kecil sambil diaduk-aduk lalu masukkan wortel, terakhir masukkan bayam sesaat sebelum diangkat agar vitaminnya tidak larut dalam air.
  • tepung beras merah, wortel, tahu putih / sutra. Setelah tepung beras merah, masukkan wortel lalu tahu putih.

  • tepung beras merah, brokoli, tempe. Setelah tepung beras merah masukkan tempe lalu brokoli.

  • ubi merah + wortel. Semua bahan di kukus

  • tepung beras merah, kangkung, tofu. Setelah tepung beras merah, masukkan tofu lalu kangkung

  • kentang, buncis, jagung manis. Semua bahan ini dikukus

  • tepung beras merah, daging ayam, tomat, buncis. Setelah tepung beras merah, masukkan daging ayam, kemudian tomat, terakhir buncis

  • oatmeal + pisang sunpride (matang). Oatmeal dimasak 5 menit diatas api, setelah dingin ditambahkan pisang. Ini menu andalan kalo bunda lagi ga sempat masak (kesiangan)

  • tepung beras coklat, brokoli, salmon fillet. Setelah tepung beras coklat, masukkan salmon filletnya, terakhir brokoli

  • tepung beras coklat, caisim, tomat, tahu sutra. Seperti yang sudah-sudah, sayuran dimasukkan terakhir

  • tepung beras merah, kuning telor, wortel, buncis. Kalo ini bundanya yang bandel (kuning telor baru boleh dikasih usia 9 bulan), tapi alhamdulillah ga ada tanda-tanda alergi. Yang direbus hanya tepung beras merah, wortel dan buncis. Kalo kuning telornya direbus tersendiri

  • tepung beras coklat, wortel, ati ayam. Yang ini juga alhamdulillah ga ada tanda-tanda alergi. Yang dimasak hanya tepung beras coklat dan wortel, ati ayamnya terpisah. Bener ga ya??

Nah itu diantara menu mpasi yang udah bunda kasih ke shishil. Menunya kadang bunda ambil dari menu mpasi yang bunda searching di milis ibu-ibu, kadang juga ide bunda sendiri tapi lebih seringnya dari stock makanan yang ada di kulkas (maksudnya apa yang ada, ya itu yang dimasak), hahahaha.

Mpasi shishil sekarang udah mulai bunda saring (dulu di blender), bunda mo melatih indera perasa shishil plus melatih gigi shishil yang udah nongol 4 buah. Karna kalo disaring rasa asli makanannya lebih terasa dibanding dengan diblender yang udah menyatu.

Reaksinya pun macam-macam, kadang menu yang udah dikenal shishil, makanya dia langsung mau. Kadang awalnya agak susah, selanjutnya gampang apalagi untuk menu yang baru dikenalnya. Shishil pun kalo makan sekarang harus sambil diajak bercanda dulu baru gampang masuknya, untungnya shisil bukan anak yang suka nyembur-nyemburin makanan, jadi walaupun agak susah buka mulutnya tapi langsung ditelan kalo udah didalam mulut. Mudah-mudahan aja shishil nantinya termasuk anak yang gampang makannya ya nak.

Untuk buah, sudah mulai bunda mix. 2 macam buah bunda blender. Diantara buah yang boleh dikonsumsi shishil:

  • Pisang

  • Pepaya

  • Apel fuji

  • Melon oranye

  • Mangga (yang tidak berserat)

  • Semangka merah

  • Pear

  • Alpukat

  • Jeruk baby

Itu adalah buah yang sudah sering shishil makan. Bunda hanya mix 2 macam buah diantara nama-nama buah diatas. Biasanya kalo buah, ga pernah ditolak shishil. Kadang juga bunda kasih langsung, khususnya pisang yang dia emang hobby banget (keseringan sich, hehehe).



Nah itu adalah sekelumit menu mpasi shishil di usia 7 bulan ini. Mungkin kedepannya akan bunda tambahin yoghurt dalam menu sehari-harinya shishil.

Kamis, 10 Desember 2009

Belajar dari masa kecil Michael Jackson


Masa Kecil yang Hilang

Niente Senza Gioia (Tiada Hari Tanpa Kegembiraan) demikianlah motto sebuah sekolah usia dini Reggio Emilia, Italia, yang kini metodanya banyak diadopsi ke berbagai benua. Semua bagian di sekolah ini sangat menjaga agar anak merasakan kebahagiaan dan senang bersekolah sejak hari pertama. Pendiri sekolah ini, Loris Malaguzzi, mengatakan "Saya percaya bahwa anak-anak mengharapkan dari orang dewasa kemampuan untuk menciptakan kegembiraan.”

Mengapa masa kecil anak harus bahagia? Kita bisa bercermin dari kehidupan artis Michael Jackson yang kematiannya ditangisi jutaan penggemarnya. Michael Jackson adalah contoh nyata orang yang masa kecilnya tidak bahagia. Semua masalah yang dihadapi di usia dewasanya bermula dari ketidakbahagiaannya di masa kecil. Tak hanya saat berlatih sang ayah menampar dan mencambuknya, namun juga saat akan naik panggung. Barangkali sang ayah menganggap bahwa apa yang ia lakukan semata-mata untuk kesuksesan anak-anaknya. Namun yang terjadi adalah luka batin yang tak tersembuhkan.

Agar tidak pernah lupa menutup jendela kamar sebelum tidur, Joseph Jackson –sang ayah- menggunakan topeng monster, masuk ke kamar saat mereka tertidur lalu berteriak sekencang-kencangnya. Hal inilah yang membuat Michael mengalami trauma dan membuatnya selalu merasa tidak aman dan ketakutan bahkan ketika berada di kamarnya sendiri. Karena itu setelah popular, Michael membayar 40 pengawal untuk melindungi dirinya yang selalu merasa tidak aman.

Kekerasan verbal baik hinaan maupun kata-kata yang mengancam tak kalah menimbulkan luka mental. Sebutan big nose (hidung besar) membuatnya di kemudian hari sering mengubah penampilan melalui operasi plastic hingga berkali-kali.

Sejak usia lima tahun, waktu Michael Jackson habis untuk berlatih dan tampil di berbagai pertunjukkan. Hal ini membuatnya benar-benar kehilangan keindahan masa kecilnya. “Saya suka dengan pertunjukkan, tapi ada saatnya saya hanya ingin bermain.” Demikian pengakuan Jacko sapaan akrab Michael Jackson dalam wawancaranya dengan Oprah Winfrey. “Saya tidak pernah punya masa kecil yang normal.”

Karena itu, saat dewasa, ia mencoba menciptakan apapun yang tak pernah didapatnya di masa kecil. Ia membangun istana di Ranch Neverland, suatu tempat impian yang umumnya ada dalam benak anak-anak. 'Negeri' impian Michael Jackson itu menyediakan kebun binatang, roller coaster, komedi putar, bianglala, kereta api, dll.

Kesuksesan yang dapatkan di dunia musik membuat ia bisa melakukan apa saja baik dengan membangun Neverland maupun untuk gonta-ganti wajah. Namun semua itu tak pernah dapat mengganti kebahagiaan masa kecilnya yang terenggut. Michael tetap merasa kosong dan tidak bahagia. Ia kemudian muncul menjadi sosok yang kepribadiannya sering dianggap aneh, menyimpang, dan menimbulkan kontroversi.

Kebencian akan perlakuan ayahnya yang merampas kebahagiaan masa kecinya tak bisa ditutupi. Dalam surat wasiatnya ia sama sekali tidak mencantumkan nama ayahnya sebagai penerima warisan. Ironisnya, Bubbles, simpanse kesayangannya, justru mendapatkan sebagaian warisannya untuk memastikan sang simpanse hidupnya terjamin.

Kebahagiaan masa kecil…tampaknya sepele, namun sungguh sangat penting. Rasulullah, dikenal sebagai sosok yang sangat mengutamakan kebahagiaan anak-anak. Tindakannya memperlama sujud untuk memberi kesempatan cucu-cucunya bermain di atas punggungnya, adalah contoh kecil bagaimana membuat anak-anak senang, bahkan saat melakukan ibadah.

Melalui kegembiraan anak-anak membangun masa depannya. Sebaliknya tanpa hal itu, seseorang menjadi limbung dan jatuh. Sudahkah kita mengisi hari putra-putri kita dengan kegembiraan?
(Ida S. Widayanti/dimuat di majalah Hidayatullah edisi Agustus 2009)

Rabu, 09 Desember 2009

Huffhhh.. bunda mengalami lagi

Sejak shishil lahir sampe 3 hari kemarin, bunda belum pernah dapat haid. Eh kemarin keluar lagi, walaupun ga sampe banjir kayak dulu waktu sebelum hamil, tapi baunya seperti darah haid. Waktu bunda tanya ke Murobbi bunda, katanya itu memang haid.

Tapi yang bikin bunda bingung, kenapa bersamaan dengan haid yang sedikit itu produksi ASI bunda juga seolah mengering. Bunda ga habis pikir, apa memang karna itu ASInya jadi sedikit?

Selama tiga hari itu ASI yang bisa bunda bawa pulang untuk shishil paling kisaran 100 ml x 2 botol UC, sedikit banget kan. Padahal bunda masih merasa PDnya penuh tapi koq ya sudah ga keluar lagi. Malah pernah mentok di 80 ml, hiks.. hiks..

Jadilah ASI yang dikonsumsi shishil selama bunda tinggal kerja hanya segitu, hiks.. Walaupun kekurangan itu keliatannya ketutup sama mpasi, tapi tetap aja beda. Bunda khawatir hal itu mempengaruhi ketahanan tubuh shishil, secara kemarin shishil abis demam tinggi selama seminggu. Apalagi perasaan bunda juga sensitif banget selama masa itu, korbannya ya tentu aja ayah, yang selalu jadi tempat bunda uring-uringan + ngomel-ngomel. Untung aja ayah shishil termasuk orang yang sabar, jadi ya fine-fine aja, hehehe..

Alhamdulillah, hal itu ga berlangsung lama, cuma 3 hari aja. Sekarang produksi ASI bunda meningkat lagi, walaupun belum ke taraf biasanya (150 ml sekali perah). Tapi bunda bersyukur sekali, berarti bunda bisa nyiapin ASI yang lumayan lagi untuk shishil :D

Mudah-mudahan aja untuk selanjutnya hal itu ga perlu terjadi lagi, paling ngga selama bunda masih memberi ASI untuk shishil. Karna bunda ingin ASI bunda yang membentengi tubuh shishil dalam tiap tahap pertumbuhan shishil, atau dengan kata lain bunda ingin shishil sehat selalu.

Kamis, 03 Desember 2009

Bila Aku Jatuh Cinta ...




Allahu Robbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Robbi aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Robbi izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Robbi bila suatu saat aku jatuh cinta
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Robbi pintaku terakhir adalah seandainya ku jatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Amin.

nb. walimatul ursyi ayah Danang & bunda Herien 01 juni 2008

Rabu, 02 Desember 2009

Membangun Kejujuran

Di sebuah supermarket, sepasang suami istri membawa seorang anak yang berusia sekitar empat tahun. Karena badannya kecil sang anak masih didudukkan di sebuah troli. Ketika mereka mengantri dan sudah berada di posisi dekat kasir, si anak meminta susu yang ia lihat di keranjang orang lain."Aku mau susu coklat itu!" rengek si anak.

"Aduh, rak susunya jauh di sana!" seru ibu seraya pandangannya menyapu supermarket yang sangat besar dan luas tersebut. Si ibu, berkata pada suaminya, "Papa saja yang ambil sana!"
Si bapak yang posisinya ada di depan troli berkata, "Tidak mau, aku posisinya di sini, susah lewatnya, Mama saja yang ke sana!"

Si ibu yang merasa sudah lelah menolak, "Aduh jauh sekali, capek! Aku nggak mau!" Bapak dan ibu tersebut saling tolak-menolak, sedangkan si anak terus merengek minta susu coklat sambil menunjuk keranjang yang pemakainya entah sedang ke mana.

Tiba-tiba si ibu mempunyai ide dan berkata pada anaknya, "Ambil saja, ambil saja dari keranjang itu!" Si ayah kemudian menimpali, "ya sudah ambil saja, kan belum dibayar!" sambil menurunkan anaknya dari troli. Ibu dan bapak tersebut menyuruh anaknya mengambil barang dari keranjang orang lain. Namun anaknya ragu-ragu. "Sudah, ambil cepetan, kasihkan Papa ke sini!"

Bagi para orang tua balita mungkin kerap mengalami hal yang serupa dengan kasus di atas. Sang anak menginginkan sesuatu, di saat situasi dan kondisi sulit. Dalam posisi yang terjepit, banyak orang tua mengambil jalan pintas untuk memenuhi keinginan anaknya. Alasan lelah dan tidak mau repot, kerap membuat orangtua mengabaikan hal yang prinsip.

Pasangan orangtua di atas beranggapan bahwa susu tersebut belum dibayar orang lain, sedangkan mereka akan membayar susu coklat itu di kasir. Saat ia memindahkan susu tersebut dari keranjang orang lain ke troli mereka, dianggap bukan termasuk pelanggaran. Namun orangtua tersebut lupa bahwa cara ia mengambil barang di keranjang orang lain tanpa ijin bukan cara yang benar. Capek bukan alasan untuk melakukan hal yang tidak benar.

Banyak orangtua yang tidak sadar akibat yang terbangun dalam otak anaknya kala mereka mengambil satu langkah dan tindakan untuk memenuhi keinginan atau untuk menghentikan rengekan anaknya.

Anak sesungguhnya belajar banyak hal dari ucapan, tindakan, dan cara mengambil keputusan orangtuanya. Ia membangun pengertian detik demi detik dari semua yang dilakukan orang di sekelilingnya terutama kedua orangtuanya.

Pada kejadian di atas, anak secara tidak langsung diajari oleh kedua orangtuanya bahwa dalam situasi yang sulit, lelah, terburu-buru, boleh mengambil hak orang lain. Mereka lupa bahwa cara yang mereka lakukan adalah salah dan akan merugikan orang lain. Ajaran Islam jelas-jelas melarang hal yang demikian.

Boleh jadi, suatu ketika sang anak mengambil sesuatu milik orangtuanya tanpa ijin. Sang orangtua marah besar pada anaknya. Mereka lupa, bahwa mengambil sesuatu tanpa ijin telah diajarkan sama-sama oleh ibu dan bapaknya ketika anak mereka masih kecil.

[penulis: Ida S. Widayanti, Sumber: Majalah Hidayatullah edisi 10/XXI Februari 2009]

Mengapa bunda memberi ASI??

"Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh bagi yang ingin menyusui secara sempurna ..." (Q.S Al Baqarah ayat 233)

Kutipan ayat Al Quran diatas sungguh menjadi inspirasi terbesar bunda untuk tetap memberikan yang terbaik untuk shishil (dalam hal ini ASI). Walaupun bunda tau sudah ga mungkin lagi shishil untuk ASI Exclusive, tapi bunda tetap mengusahakan memberi ASI untuk shishil hingga saat ini (mudah-mudahan bisa berjalan hingga 2 tahun, amin).

Hal itu juga yang membuat bunda rela untuk repot setiap hari membawa peralatan perang (perah ASI) yang terdiri dari beberapa botol ASI, cooller bag, blue ice tanpa breastpumpnya (karna bunda lebih nyaman pake tangan). Bunda juga rela diliatin plus diledekkin teman-teman sekantor, sampe dibilang tukang susu segala. Belum lagi harus menyelamatkan ASIPnya baik di angkutan maupun dirumah (karna kulkasnya masih nebeng sm mertua).

Tapi sungguh semua itu tidak menyurutkan keinginan bunda untuk tetap memberikan yang terbaik untuk shishil tercinta. Walau dulu bunda sempat ragu, apa bunda bisa menjalani ini semua, juga karna bunda yang masih belum tau cara perah ASI yang benar yang menyebabkan putingnya lecet akibat breastpump. Alhamdulillah ternyata bunda masih sanggup memberikan ASI hingga saat ini dan semoga hingga shisil berusia 2 tahun kelak, amin.

Maha Besar Allah yang menyuruh hambaNya untuk menyusui anak-anaknya selama 2 tahun. Semua karna Allah tau yang terbaik untuk hambaNya, terutama untuk bayi dan batita di usia emas perkembangan fisik dan mentalnya. Begitu sayangnya Allah kepada bayi dan batita itu hingga menitipkan makanan terbaiknya dalam tubuh sang ibu. Makanan yang bersih, steril, higienis, dalam porsi yang tepat, suhu yang ideal untuk bayi, mengandung semua gizi yang dibutuhkan bayi dalam perkembangannya.

Sangat berdosa bila bunda ga mau memberikan ASI untuk shishil, karna ASI itu hak shishil yang dititipkan Allah lewat bunda. Jadi selama ASI masih menetes dari tubuh bunda, maka itu adalah hak shishil yang harus bunda penuhi. Doakan bunda ya nak, agar mampu menyelesaikan tugas bunda mentransfer titipan Allah ini kepada shishil. Karna bunda ingin shishil tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, cerdas, baik jasmani maupun rohaninya. Karna Allah lebih menyukai hambaNya yang kuat daripada yang lemah.

"... seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya... Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya..."

Ayat diatas adalah lanjutan dari Surat Al Baqarah diatas. Itulah letak ke Maha Adil-an Allah. Jika ditengah jalan ada hal yang membuat bunda ga bisa lagi memberi ASI untuk shishil, Allah mengijinkan untuk menyapih, tentunya dengan persetujuan semua pihak (ayah, ibu, anak).

Tapi bunda tetap berharap untuk mampu memberikan ASI untuk shishil hingga selesai masa penyusuan ini (2 tahun). Bunda pun berharap botol-botol ASI itu dapat menjadi saksi di hadapan Allah kelak, bahwa bunda telah berusaha sesuai kemampuan bunda untuk mentransfer kembali cairan emas (ASI) yang telah dititipkan Allah kepada shishil.

'Ya Robb, mampukan aku untuk mewujudkan hal itu. Agar anak-anakku dapat menjadi anak yang sehat, kuat, cerdas seperti yang Kau inginkan. Dan saksikanlah perjuanganku untuk anakku ini Ya Robb.'

Selasa, 01 Desember 2009

Shishil jatuh..

Pagi ini ada sedikit accident neh dirumah. Ceritanya waktu bunda lagi masak bubur buat shishil, tau-tau ada suara 'brruuukkk', bunda langsung lari ke kamar (khawatir jangan-jangan shishil). Eh bener aja, shishil udah nungging dilantai, tapi anehnya nangisnya terlambat, setelah bunda datang baru nangis, itu juga ga kejer.

Buru-buru bunda angkat takutnya kenapa-kenapa, untung aja cuma merah sedikit di jidatnya (mungkin benjol juga sedikit). Herannya begitu bunda angkat trus bunda peluk langsung diam nangisnya. Mungkin emang shishil ini bukan tipe anak yang cengeng, buktinya abis bunda kasih nenen langsung ngoceh-ngoceh lagi.

Hmmm.. rupanya shishil tadi ngejar mainannya yang jatuh ke lantai, trus dia manjat-manjat (sambil tengkurap) guling yang ditaruh dipinggir-pinggir kasur, akhirnya jadi nyungsep deh. Untungnya itu kasur ditaruh dilantai jadi ga terlalu tinggi, coba kalo tinggi.. huffhhh.. bunda takut bayanginnya).

Maaf ya nak, karna bunda lagi masak trus ayah lagi mandi (jadi ga ada yg nemanin) shishil jadi jatuh dari kasur. Tapi bunda yakin anak bunda ini kuat dan ga cengeng, ga apa-apa ya nak, jadi pengalaman berharga untuk shishil. Dengan adanya kejadian ini, bunda di ingatin kalo shishil dah makin gede, jadi bunda harus lebih hati-hati lagi jagain shishil (bunda nyesel banget kenapa shishil bisa jatuh, padahal ayah & bunda jagain shishil dengan penuh kasih sayang dan kehati-hatian yang tinggi). Mudah-mudahan aja ga akan ada kejadian yang lebih membahayakan dari ini terjadi pada shishil. Amin

Kamis, 26 November 2009

Anak bunda sakit

Hari senin kemarin shishil sakit, bunda sendiri ga ngerti awalnya gimana. Pokoknya waktu bunda bangun pagi, shishil yang nempel di bunda terasa panas banget badannya, bunda sampe kaget sendiri. Karna seingat bunda semalam shishil masih baik-baik aja. Panasnya sampe 38,2 derajat tapi setelah bunda kasih nenen banyak-banyak kayaknya agak berkurang panasnya, makanya bunda nekat tinggal kerja (maksudnya besok aja ga masuknya).

Tapi siangnya bunda dapat kabar dari mba esty kalo panasnya jadi 40 derajat, mba esty juga dah panik takutnya shishil step kalo ga kuat panasnya. Akhirnya bunda ijin pulang tengah hari dan besoknya bunda tetap harus masuk karna lagi ngejar payroll. Dirumah, shishil di ungkep (bahasanya bunda) pake selimut plus nenen banyak-banyak. Alhamdulillah setelah di ungkep 1/2 jam panasnya berkurang jadi 38,4 derajat.

Akhirnya sore itu setelah ayah pulang kerja, shishil bunda bawa ke tukang urut bayi. Ternyata keseleo leher + pinggangnya (bagian ini sering banget keseleo karna emang shishilnya muter-muter mulu). Malam harinya panasnya benar-benar turun jadi 37 derajat setelah di ungkep lagi sama ayah. Huffhh.. akhirnya ayah & bunda bisa bernafas lega.

Tapi keesokan harinya dikantor, bunda dikabarin mba esty lagi kalo shishil muntah-muntah, bibirnya juga berdarah kayak panas dalam. Uhh tambah pusing deh bunda, sudah dikejar deadline, msh juga denger kabar yang bikin deg-degan. Tapi bunda percaya mba esty bisa tangani smua itu sampai bunda pulang kerja, makanya bunda terusin deh kerjanya. Yang bikin bunda heran, shishil dirumah tuh sama sekali ga nunjukin kalo dia lagi sakit, doi tetap aja muter-muter; babbling; main plus (tetap) masukin apa aja yg dipegangnya ke mulut. Sampe-sampe bunda pikir kalo shishil itu dah sembuh.

Jujur aja, bunda agak cemas, secara shishil belum pernah sakit (keseleo) sampe demam tinggi bahkan abis imunisasi juga ga begitu. Sampe tadi siang shishil masih muntah-muntah, sampe di urut lagi sama mba esty. Sedih deh bunda, bidadari bunda sakit. Ga tega bunda liatnya; lemas, lesu, kurang ceria walau masih tetap mau main tapi beda rona mukanya. Seandainya bisa, ingin rasanya bunda ambil sakitnya shishil, biar shishil sembuh dan bisa ceria lagi. Sayangnya ini adalah tahapan kehidupan yang harus shisil jalani, agar shishil lebih kuat dan ga cepat mengeluh. Hebatnya anak bunda ini memang kuat banget, jauh lebih kuat dari bunda, shishil ga pernah mengeluh berapapun sakit yang dirasakan (beda sama bunda, hihi) shishil juga ga rewel sakit apapun yang dirasakan (cuma lemas aja).

Shishil sayang cepet pulih seperti sedia kala ya sayang, bunda sayang shishil. Bunda akan lakukan apa aja untuk kesembuhan shishil.


nb : di ungkep itu cuma bahasanya bunda aja (krn istilah aslinya bunda blm tau, hehe). Jadi anak digendong ayah / bundanya sambil telanjang dada, begitu juga yang gendong biar ada skin to skin contact. Lalu keduanya ditutup selimut tebal / sarung (kecuali muka ya; ntar ga bisa nafas, hehe). Sambil menggendong ayah / bundanya bilang, 'panasnya pindahin ke ayah / bunda ya sayang, biar adek cepet sembuh'. Insya Allah panasnya menguap karna suhu dalam selimut juga panas.
Cara ini bunda dapat dari Murobbi bunda jauh sebelum bunda nikah, eh belum lama ini teman kantor bunda cerita kalo dia juga disaranin begitu sama DSA anaknya, jadi ga selalu diminumin obat anaknya. Resep ini sdh bunda praktekin berkali-kali saat shishil panas setelah imunisasi, alhamdulillah ga lama panasnya sdh turun.

Rabu, 25 November 2009

Bunda bilang sayang shishil saat..

  • Saat shishil masih di kandungan bunda. Tiap menit bunda belai shishil, bunda ajak bicara, bunda dengarkan lagu-lagu plus murottal, bunda ajak tilawah bareng, bunda ajak shalat jamaah bareng ayah dan ditiap kegiatan itu bunda selalu bilang bunda sayang shishil ...
  • Saat bunda liat shishil dari monitor tiap USG. Bunda rekam baik-baik yang shishil lakukan didalam sana, entah itu isep jari, mainan tangan, cegukan, muter-muter dikandungan bunda, dan hati bunda selalu berkata bunda sayang shishil ...
  • Saat bunda berjuang mengeluarkan shishil dari rahim bunda, bunda mengalami post partum (perdarahan karna robekan jalan lahir) akibat berat badan shishil yang berlebih. Bunda sungguh tidak peduli semua itu karna tiap detakan jantung bunda berkata bunda sayang shishil ...
  • Saat bunda mengalami baby blues beberapa hari setelah shishil lahir, bunda tetap berjuang memberikan shishil yang terbaik (ASI yang blm keluar juga) dan berjuang untuk melalui semua itu sendirian. Walaupun jiwa bunda saat itu sangat labil tapi bunda tidak membenci shishil (untuk semua yang bunda hadapi) karna bunda sayang shishil ...
  • Saat bunda harus meninggalkan shishil dirumah untuk kembali kerja, pikiran bunda sangat kalut. Bunda sedih harus ninggalin shishil tapi bunda harus melakukan itu. Walaupun bunda harus meninggalkan shishil tapi bunda tetap sayang shishil ...
  • Saat bunda kasih nenen ke shishil. Tiap tetes ASI yang shishil nikmati itu selalu berkata bunda sayang shishil ...
  • Saat bunda harus perah ASI dikantor untuk minum shishil esok harinya. Tak jarang hasil perahnya tidak mencukupi kebutuhan shishil. Saat itu hanya menangis yang bisa bunda lakukan sambil berkata bunda sayang shishil ...

1st Lebaran with Shishil

Uhh telat banget deh postingnya. Bunda mo cerita lebaran pertama ayah & bunda dengan shishil, karna tahun lalu bunda masih hamil 4 bulan. Cerita dimulai dengan shishil yang ngantuk saat ayah shalat ied dan bunda masih sibuk beres-beres rumah, saking ngantuknya shishil tidur sendiri (mungkin karna liat bunda lagi repot kali ya, anak pintar!!) Ini dia fotonya..


Sebetulnya bunda sengaja nyuekin, mo liat reaksinya, eh ternyata tidur. Good girl.

Nah setelah ayah pulang dari masjid, baru deh shishil bangun (pas banget ya). Baru deh kita halal bihalal ke tempat mbah uti dan mbah kung, kebetulan disana juga ada pakde & bude indra, om titon, mas rafid. Sekalian foto-foto deh (narsis deh, hehe) maklum ketemunya blm tentu setahun sekali.






Baru deh kita silaturahmi ketempat sodara-sodara (dari ayah juga bunda), sodara dari ayah juga banyak yang kerumah. Kasian deh shishil sampe kecapekan, begitu sampe dirumah lagi langsung deh shishil tidur sendiri. Lama banget tidurnya sampe harus bunda gotong ke belakang untuk mandi, abis mandi ya pastinya tidur lagi, haha.

Lumayan seh shishil tidurnya, sampe tengah malam bo, ayah & bunda jadi bisa istirahat deh, haha. Besoknya kita keliling lagi sambil silaturahmi. Sayangnya, mungkin karna shishil masih terlalu kecil jadi belum banyak dapat angpao'nya, hahaha.

Pokoknya ini lebaran terindah karna ini pertama kalinya keluarga kecil kita lengkap, ada ayah, bunda juga shisil. Makasih ya sayang udah menggoreskan cerita indah dalam hidup ayah dan bunda.

7 bulannya Shishil

Hari ini bidadari kecilnya bunda genap berusia 7 bulan. Ga terasa ya, tau-tau sudah 7 bulan aja anak bunda ini. Walaupun kondisi shishil sekarang lagi kurang sehat, tapi menurut bunda shishil tetap menunjukkan perkembangannya. Apa aja perkembangan shishil di 7 bulan ini :


  • Pastinya makin maniest donk (hehe)

  • Walaupun kurang sehat tapi nafsu makannya ga bermasalah koq (walau ga sebanyak biasanya)

  • Sudah bisa mengenali orang-orang disekelilingnya (mis. bunda, ayah, mba esty, fathan, mbah kung, mbah uti) jadi kalo ada orang baru diliatin lama baru deh mau digendong

  • Makin lancar ngocehnya (malah terbilang ceriwis), tiap menit ngoceh mulu awawawa, atatatata, acacacaca (ayah & bunda ga ngerti artinya). Akhir-akhir ini suka bangun menjelang pagi (jam 3 pagi) trus ngoceh-ngoceh + main sendiri kalo udah capek nenen trus tidur lagi

  • Makin cepat tengkurap-terlentangnya (guling-gulingan). Ga diliat sekejap aja udah guling-gulingan sampe mentok tembok

  • Makin senang tepuk tangan (ga ada yg nyanyi juga tetap tepuk tangan) kayaknya yang ini udah jadi hobby dech, hehe

  • Ini nih perkembangan terbaru shishil merambat sambil tengkurap. Jadi shishil pegangan kasur trus narik dirinya untuk maju, yang ini juga cepat banget. Ruang tamu jadi makin sempit aja sekarang, sdh guling-gulingan apalagi ditambah merambatnya sekarang

  • Shishil juga sekarang jadi senang ngaca lho. Kalo waktu kecil suka nangis liat wajahnya di kaca, sekarang ketawa-ketawa sendiri gitu, ihh centil deh dirimu cinta. Apalagi kalo dari kaca keliatan ayah / bunda lewat, makin betah aja tengkurap didepan kaca

  • Udah ngerti hubungan sebab akibat, contohnya aja semalam waktu kakinya di hentak-hentakin ke lantai secara ga sengaja bunda berbunyi 'eh', trus waktu dia ulangi kakinya bunda bunyi lagi, ya udah deh yang setelah itu mo guling-gulingan langsung ulangin hentakin kaki mulu, hehe

  • Makin hafal jam pulang kerjanya bunda, jadi kalo udah dekat jam pulang kerjanya bunda shishil pasti ga mau lagi minum asip nya (botolnya langsung dilempar, ckckck). Kalo dah liat bunda pulang pasti langsung ditangisin, diajak siapapun ga mau lagi (karna sdh kehausan, hehe). Sampe-sampe ayah bilang 'besok ayah beli nenen deh palsu deh buat shishil ya'

  • Giginya udah hampir 4 loh, 2 buah diatas + 2 buah dibawah (tp yg 1 masih kecil banget). Tapi sayang yang punya gigi pelit, shishil paling ga mau unjuk gigi (apalagi kalo tau mau difoto, pasti langsung dirapetin deh mulutnya). Makanya sampai sekarang bunda blm ada foto giginya

Yah pokoknya anak bunda ini makin ngegemesin deh, semua masalah dikantor serasa menguap setelah liat shishil kegirangan tiap bunda pulang kerja. Met ulang bulan ya sayang, semoga cepet sehat seperti sedia kala, tambah pintar, tambah solehah, tambah jd anak yg menyenangkan untuk ayah & bunda. Love u so much my baby girl.

Rabu, 18 November 2009

Keunggulan ASI dan Manfaat Menyusui

Keunggulan dan manfaat menyusui dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu: aspek gizi, aspek imunologik, aspek psikologi, aspek kecerdasan, neurologis, ekonomis dan aspek penundaan kehamilan.

Aspek Gizi

Manfaat Kolostrum

1. Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare.

2. Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum harus diberikan pada bayi.

3. Kolostrum mengandung protein,vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.

4. Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.

Komposisi ASI

1. ASI mudah dicerna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut.

2. ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi/anak.

3. Selain mengandung protein yang tinggi, ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio Whey dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan pada susu sapi mempunyai perbandingan Whey :Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.

Komposisi Taurin, DHA dan AA pada ASI

1. Taurin adalah sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata.

2. Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal. Jumlah DHA dan AA dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk/disintesa dari substansi pembentuknya (precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3 (asam linolenat) dan Omega 6 (asam linoleat).

Aspek Imunologik

1. ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.

2. Immunoglobulin A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig.A tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.

3. Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat zat besi di saluran pencernaan.

4. Lysosim, enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.

5. Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu.

6. Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.

Aspek Psikologik

1. Rasa percaya diri ibu untuk menyusui : bahwa ibu mampu menyusui dengan produksi ASI yang mencukupi untuk bayi. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih saying terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.

2. Interaksi Ibu dan Bayi: Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada kesatuan ibu-bayi tersebut.

3. Pengaruh kontak langsung ibu-bayi : ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai rangsangan seperti sentuhan kulit (skin to skin contact). Bayi akan merasa aman dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.

Aspek Kecerdasan

1. Interaksi ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan system syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi.

2. Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

Aspek Neurologis

Dengan menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna.

Aspek Ekonomis

Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 4 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.

Aspek Penundaan Kehamilan

Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi (MAL).

Sumber: Buku Panduan Manajemen Laktasi: Dit.Gizi Masyarakat-Depkes RI,2001

Memerah ASI? Mudah kok...

TEKNIK MARMET
Bertahun-tahun lamanya para ibu telah menggunakan cara memeras ASI dg teknik Marmet yg mengutamakan let-down refleks. Bahkan banyak ibu menyusui yg menyatakan bahwa dg teknik marmet ini produksi ASInya meningkat. Ibu menyusui yg sebelumnya memerah ASI ataupun yg belum pernah memerah ASI akan mendapatkan hasil sempurna dg teknik ini.

PENTINGNYA TEKNIK MEMERAH YANG TEPAT
Jika kita perhatikan cara memerah ASI dg tangan tampaknya sulit dari yg dibayangkan. Dalam hal ini, tangan harus lebih cepat dari mata. Sehingga banyak ibu yg merasa bahwa memerah ASI dg tangan sangat sulit. Meskipun ia telah belajar dari bacaan atau pun praktek langsung. Memang, ASI dapat diperah dg mudah tanpat teknik apapun. Namun satu hal yg sering terlupakan adalah teknik yg tidak tepat akan merusak jaringan lemak pada payudara, membuat payudara menjadi lecet. Bahkan kulit payudara bisa menjadi memar atau memerah.

Memerah ASI dg teknik Marmet awalnya diciptakan oleh seorang ibu yg harus mengeluarkan ASInya karena alasan medis. Awalnya ia kesulitan mengeluarkan ASI dg refleks yg tidak sesuai dg refleks keluarnya ASI saat bayi menyusu. Hingga akhirnya ia menemukan satu metode memijat dan menstimulasi agar refleks keluarnya ASI optimal. Kunci sukses dari teknik ini adalah kombinasi dari cara memerah ASI dan cara memijat.

Jika teknik ini dilakukan dg efektif dan tepat, maka seharusnya tidak akan terjadi masalah dalam produksi ASI ataupun cara mengeluarkan ASI. Teknik in dapat dg mudah dipelajari sesuai instruksi. Tentu saja semakin sering ibu melatih memerah dg teknik marmet ini, maka ibu makin terbiasa dan tidak akan menemui kendala.

KEUNGGULAN MEMERAH ASI
Banyak sekali keuntungan memerah ASI dg teknik marmet. Diantaranya :
- Penggunaan pompa ASI relatif tidak nyaman dan tidak efektif mengosongkan payudara
- Banyak ibu telah membuktikan bahwa memerah ASI dg tangan jauh lebih nyaman dan alami (saat mengeluarkan ASI)
- Reflek keluarnya ASI (let down reflek) lebih mudah terstimulasi dg skin to skin contact (dg cara memerah tangan) daripada penggunaan pompa (terbuat dari plastik
- Jelas aman digunakan
- Aman dari segi lingkungan
- Portable (mudah dibawa kemana-mana). Tidak mungkin kan ibu lupa membawa tangannya?
- Dan yg paling mengasyikkan : GRATIS

BAGAIMANA ASI DIPRODUKSI
- Sel-sel pembuat ASI (Aveoli)
- Areola (bagian gelap dari payudara)
- Gudang ASI
- Puting
- Saluran ASI

ASI diproduksi oleh sel-sel pembuat ASI (alveoli). ASI tsb disalurkan melalui saluran ASI dan disimpan di gudang ASI. Ketika alveoli terstimulasi, maka sel-sel tsb akan memproduksi ekstra ASI ke dalam sistem saluran. Kondisi ini disebut juga Refleks keluarnya ASI (Let-down reflex).

MEMERAH ASI
Mengeluarkan ASI dari Gudang ASI hingga tuntas
1. LETAKKAN ibu jari dan dua jari lainnya(telunjuk & jari tengah) sekitar 1 cm hingga 1,5 cm dari areola
Usahakan utk mengikuti aturan tsb sbg panduan. Apalagi ukuran dari areola tiap wanita bervariasi.
Tempatkan ibu jari diatas areola pada posisi jam 12 dan jari lainnya di posisi jam 6.
Perhatikan bahwa jari-jari tsb terletak diatas gudang ASI. Sehingga proses pengeluaran ASI optimal.
Hindari melingkari jari pada areola spt gambar ini. Posisi jari seharusnya TIDAK berada di jam 12 dan jam 4.
2. DORONG ke arah dada.Hindari meregangkan jari.Bagi yg berpayudara besar, angkat dan dorong ke arah dada.
3. GULUNG menggunakan ibu jari dan jari lainnya secara bersamaan
Gerakkan ibu jari dan jari lainnya hingga menekan gudang ASI hingga kosong. Jika dilakukan dg tepat, maka ibu tidak akan kesakitan saat memerah.

Catatan : Perhatikan posisi dari ibu jari dan jari-jari lainnya pada gamabr dg baik. Arah panah menunjukkan arah tekanan jari saat melakukan gerakan. Perhatikan posisi jari berubah pada tiap gerakan mulai dari posisi Push (jari terletak jauh di belakang areola) hingga posisi Roll (jari terletak di sekitar areola).

4. ULANGI SECARA TERATUR (RYTHMICALLY) hingga gudang ASI kosong.
Posisikan jari secara tepat, push (dorong), roll (gulung); posisikan jari secara tepat, push (dorong), roll (gulung).

5. PUTAR ibu jari dan jari-jari lainnya ke titik gudang ASI lainnya. Demikian juga saat memerah payudara lainnya, gunakan kedua tangan. Misalkan, saat memerah payudara kiri, gunakan tangan kiri. Juga saat memerah payudara kanan, gunakan tangan kanan. Saat memerah ASI, jari-jari berputar seiring jarum jam ataupun berlawanan agar semua gudang ASI kosong. Pindahkan ibu jari dan jari lainnya pada posisi jam 6 & jam 12, kemudian posisi jam 11 & jam 5, kemudian jam 2 & jam 8, kemudian jam 3 & jam 9.

Gambar berikut menunjukkan posisi tangan pada payudara kanan.


HINDARI GERAKAN BERIKUT
Hindari menekan / memencet payudara. Hal ini dapat melukai payudara.
Hindari menarik-narik puting payudara. Hal ini dapat merusak lapisan lemak pada areola.
Hindari menekan dan mendorong (sliding on) payudara. Hal ini dapat menyebabkan kulit pada payudara memar atau memerah.AGAR ASI MUDAH DIKELUARKAN

Hal-hal dibawah ini dapat membantu merangsang (stimulasi) refleks keluarnya ASI.
PEMIJATAN (MASSAGE)
STROKE
MENGGUNCANG (SHAKE)

1. PIJATLAH sel-sel produksi ASI dan saluran ASI.
Mulai dari bagian atas payudara. Dg gerakan memutar, pijat dg menekan ke arah dada.
2. TEKANLAH daerah payudara dari bagian atas hingga sekitar puting dg tekanan lembut dg jari spt menggelitiki.
3. GUNCANGLAH payudara dg arah memutar. Gerakan gravitas akan membantu keluarnya ASI.

PROSEDUR
Prosedur berikut diutamakan bagi para ibu yg memberikan ASI eksklusif dan bagi mereka yg ingin meningkatkan produksi ASI juga menjaga agar produksi ASI optimal.
Perahlah kedua payudara hingga ASI kosong dari gudang payudara (ditandai dg aliran ASI yg menurun).
Lakukan prosedur stimulasi refleks keluarnya ASI agar ASI mudah dikeluarkan (massage, stroke, shake) pada kedua payudara. Prosedur tsb dapat dilakukan kapanpun.
Ulangi seluruh proses memerah ASI pada tiap payudara dan teknik stimuasi refleks keluarnya ASI sekali atau dua kali. Aliran ASI biasanya menurun pada kali kedua atau ketiga. Ini artinya gudang ASI mengering.

WAKTU
KESELURUHAN PROSEDUR umumnya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit.
Perahlah tiap payudara selama 5-7 menit.
Pijat (Massage), stroke, guncang (shake).
Perahlah lagi tiap payudara selama 3-5 menit.
Pijat (Massage), stroke, guncang (shake).
Perahlah lagi tiap payudara selama 2-3 menit.

Catatan :
Jika supply ASI terjaga, gunakan waktu semaksimal mungkin. Waktu tsb diatas hanya sbg patokan saja. Perhatikan aliran ASI dan ganti payudara lainnya jika aliran ASI pd payudara tsb sudah mulai menurun.

Catatan :
Jika ASI tidak keluar atau hanya sedikit ASI yg keluar, ikuti petunjuk diatas dg periode waktu lebih singkat dan sering.

Sumber : www.lactationinstitute.org
bisnis online

Payudara sehat saat menyusui

Keinginan ibu menyusui buah hatinya sering terhambat oleh ketidaknyamanan saat menyusui,umumnya akibat gangguan kecil seperti bayi sulit menghisap ASI, payudara lecet dan semacamnya. Tapi karena kondisi ibu saat itu belum pulih, baik fisik maupun emosi, maka ibu akan merasa tertekan dan memutuskan untuk mengganti ASI dengan susu formula.

Bila ibu terlalu cepat memutuskan beralih ke susu formula, sayang sekali sebab ASI adalah anugerah. Semua nutrisi penting dengan proporsi yang ideal dan dalam bentuk yang mudah diserap bayi, terkandung di dalamnya. Secara medis terbukti tumbuh kembang bayi yang meminum ASI lebih baik dan memiliki daya tahan tubuh optimal serta hubungan emosional ibu dan bayi lebih erat.Di bawah ini ada beberapa kiat agar payudara sehat saat menyusui agar para Ibu termasuk mereka yang aktif berkarir tidak ragu lagi untuk memberikan ASI pada bayinya.

1. Perawatan payudara
Yang pertama harus diperhatikan adalah bagaimana melakukan perawatan payudara. Perawatan yang perlu dilakukan berupa pemijatan payudara untuk memperbaiki sirkulasi darah, merawat puting payudara agar bersih dan tidak mudah lecet, serta memperlancar keluarnya ASI.
Pertama cuci dan keringkan tangan lalu olesi dengan baby oil. Tarik dan pelintir puting payudara ke kanan dan ke kiri masing-masing 20 kali. Lalu dengan kedua telapak tangan dan jari-jari, pegang payudara dan pijat ke arah puting payudara sebanyak 10 kali. Terakhir, pijat areola (daerah yang berwarna gelap) ke arah puting susu dengan menggunakan ibu jari. Lakukan perawatan 2 kali sehari.Setelah melahirkan, pijat dengan telapak tangan mulai dari bagian tengah payudara ke arah atas, berputar ke arah samping bawah dan kembali ke depan. Ulangi gerakan sebanyak 20 - 30 kali. Lalu pijat payudara dengan jari mulai dari pangkalnya ke arah puting sebanyak 20 - 30 kali. Lalu siram payudara kiri dan kanan bergantian dengan air hangat sebanyak 5 kali.

2. Mengatasi keluhan
Segera atasi keluhan yang muncul agar tidak menjadi lebih parah. Misalnya, payudara bengkak dan keras akibat ASI berlebihan. Atasi keluhan ini dengan cara mengompres payudara dengan air atau flanel hangat.

3. Puting terasa perih dan / atau retak
Batasi waktu menyusui selama 10 menit setiap kali penyusuan. Bila puting retak hentikan kegiatan menyusui minimal 24 jam agar tidak terinfeksi. Jaga payudara agar tetap kering dengan menggunakan bantalan dalam BH yang diganti secara teratur dan angin-anginkan payudara sesering mungkin serta olesi payudara dengan minyak lanolin. Usahakan bayi melahap seluruh puting saat menyusu dan gunakan pelindung puting payudara yang terbuat dari bahan karet lunak saat menyusui jika puting terluka. Segera periksakan ke dokter jika puting masih tetap luka.

4. Air susu merembes
Keluhan yang membuat Ibu kurang nyaman saat menyusui adalah pakaian basah akibat rembesan ASI. Selain dapat merusak penampilan, hal ini juga tidak baik bagi kesehatan ibu dan bayi. Karena payudara yang lembab dapat menjadi sumber berkembangnya bakteri dan jamur, sehingga dapat menimbulkan iritasi dan infeksi. Untuk mengatasinya hindari pemakaian sapu tangan, handuk maupun tissue karena akan membuat payudara tetap basah dan lembab. Pilihlah bantalan BH khusus untuk menahan rembesan ASI.

Di pasaran banyak dijual produk Breast Pad, bantalan BH yang mampu mencegah ASI agar tidak merembes ke permukaan pakaian dan menjaga puting payudara tetap kering dan bersih. Ada yang dibuat dari bahan khusus yang dapat mengubah ASI menjadi bentuk gel dan lapisan luarnya terbuat dari tissue yang dilaminasi sehingga rembesan ASI tidak membasahi pakaian maupun permukaan payudara. Biasanya untuk sekali pakai. Ada juga yang terbuat dari kain lembut yang dapat dicuci untuk dipakai lagi. Yang penting pilihlah Breat Pad yang bahannya lembut dan halus sehingga nyaman dipakai. Seringlah mengganti Breast Pad, minimal 2 kali sehari.

sumber : Apotik online dan media informasi obat - penyakit :: m e d i c a s t o r e . c o m

Shishil sariawan 2

Setelah kemarin bunda tahu shishil sariawan, akhirnya bunda searching di internet tentang sariawan pada bayi. Ternyata sariawan pada bayi umumnya terjadi pada usia diatas 6 bulan, karena pada usia itu umumnya bayi sudah diberi MPASI (makanan pendamping ASI). Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan sariawan terjadi diantaranya :
1. Makanan / minuman yang terlalu panas
Makanan / minuman (susu) yang terlalu panas dapat menjadi penyebab timbulnya sariawan. Jadi selalu periksa suhunya sebelum diberikan kepada bayi; apakah sudah mampu diterima oleh mulut mungilnya atau tidak.
2. Traumatik
Traumatik yang dimaksud disini adalah mulut bayi terluka oleh sesuatu. Bisa karena gusi tergigit, tumbuh gigi ataupun gesekan dot yang terlalu keras. Kejadian gusi tergigit bisa berkaitan dengan rasa tidak nyaman akibat gigi yang baru tumbuh, antisipasinya bisa diberikan teether (mainan karet yang khusus untuk di gigit-gigit) sehingga dapat mengurangi rasa ketidaknyamanan itu. Gesekan dot yang berkontur kasar pun dapat menyebabkan sariawan, solusinya gunakan dot yang terbuat dari bahan lunak dan lentur (mis. silikon).
3. Zat Kimia
Pemakaian obat-obatan yang terlalu lama seperti harus mengonsumsi obat untuk menyembuhkan flek pada paru-parunya bisa menimbulkan sariawan. Zat kimia yang dikandung dalam obat bersifat asam. Bila tersisa di mulut bisa memicu sariawan karena proses pengasaman akan mengundang datangnya bakteri. Untuk itu, sedapat mungkin, setelah meminumkan obat, minumkan bayi air putih sehingga sisa-sisa obat tidak menempel di gusi maupun dinding mulut.

AKAN SEMBUH SENDIRI

Yang perlu dicermati, faktor makanan/minuman terlalu panas, traumatik, ataupun zat kimia, merupakan pemicu bukan penyebab. Menurut dr. Stephanus J. Sarmili, Sp.A., penyebab utama sariawan adalah virus yang menempel di mulut yang sedang terluka. "Ini sangat mungkin terjadi karena banyak virus bertebaran di udara. Nah ketika masuk ke dalam mulut kemudian menempel di luka akan memunculkan sariawan."
Sebenarnya dalam rentang 10-14 hari biasanya sariawan akan sembuh dengan sendirinya. Namun pada bayi perlu penanganan segera karena sariawan dapat menimbulkan gejala- gejala penyerta (simtomatis) yang membuatnya tidak nyaman. "Bila tidak diobati, memang relatif tidak ada bahaya yang mengancam jiwa bayi. Masalahnya, sariawan menimbulan nyeri dan rasa yang tidak nyaman. Kalau tidak ditangani, bayi jadi tidak mau makan. Belum lagi ia akan terus-menerus rewel karena nyeri dan perut kosong. Nah, efek lanjutan inilah yang harus diantisipasi," ujar Stephanus.
Jadi jika si kecil menderita sariawan, bawalah ia ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan beberapa obat untuk menghilangkan gejala-gejala simtomatis. Misalnya, obat penghilang nyeri yang dirasakan, obat penurun panas untuk mengu- rangi demam yang bisa muncul akibat rasa nyeri yang diderita, dan lainnya. "Yang jelas tidak ada obat untuk menyembuhkan sariawannya karena hingga kini memang belum ada obat untuk itu."
Memang ada yang mengaitkan sariawan dengan kekurangan vitamin C sehingga pengobatan seringkali disertai dengan pemberian vitamin tersebut. Sebenarnya, vitamin C selain untuk meningkatkan daya tahan tubuh juga membantu epitelisasi, yakni proses pembentukan sel-sel/jaringan baru, termasuk yang ada di dalam mulut. "Diharapkan, dengan pemberian vitamin C proses penyembuhan luka bisa lebih cepat terjadi," kata Stephanus.
Artikel ini bunda ambil dari milis nakita. Terima kasih atas informasinya.
Nah menurut bunda penyebab sariawan shishil itu karena gigi-giginya yang baru tumbuh, jadi ketidaknyaman itu yang membuat lidahnya (sariawan shishil terjadi di lidah) tergigit. Apalagi sekarang ini giginya sudah 4 buah yang nongol. Hmmm.. mungkin memang sudah waktunya bunda beliin teether untuk shishil (kemarin-kemarin belum bunda berikan karna bunda pikir teether itu untuk bayi usia 8 bulan). Maaf ya sayang bunda telat tahu tentang ini, sampai shishil harus sariawan dulu baru bunda searching artikel ini. Sedih bunda kalo ingat shishil sakit waktu makan & minum asip, maafin bunda ya sayang..

Perkembangan Shishil

Pagi ini bunda dikagetkan lagi dengan perkembangan shishil. Tadi pagi waktu bunda nyanyiin lagu 'tepuk ame-ame' shishil langsung satuin tangannya di depan dada alias bertepuk tangan walaupun belum ada suara tepuk tangannya. Awalnya bunda ga percaya, bunda kira itu cuma kebetulan, trus bunda nyanyi lagu yang lain, shishil juga langsung tepuk tangan. Terus waktu bunda setelin lagu anak-anak di MP4 reaksinya juga sama. Ihhh bunda jadi terharu, cepat banget pertumbuhannya anak bunda ini, hiks.. hiks..

Bunda jadi ingat waktu umur 3 bulan shishil belum bisa tengkurap dengan sempurna (karna kadang masih bunda dorong) sudah dibilang lambat pertumbuhannya (yang bilang begitu suami dari pengasuh pertama shishil). Sedih banget bunda dengernya, makanya dikantor langsung bunda searching tentang perkembangan bayi usia 3 bulan. Ternyata bayi baru bisa tengkurap sempurna tanpa bantuan siapapun, terjadi di usia 4 bulan dan bisa terlentang dari tengkurapnya terjadi di usia 6 bulan (umumnya). Baru deh bunda bisa tenang, perkembangan shishil ga terlambat, malah terbilang cepat. Karna usia 3 bulan kadang bisa tengkurap sendiri, sudah mulai ngoceh-ngoceh, sudah bisa menunjukkan ekspresinya (yg ini terjadi usia 5 bulan) kalau senang, marah, sedih, kesal, takut. Mungkin dia (suami pengasuh pertama shishil) bilang begitu karna ga tahu urutan perkembangan anak, secara sudah lama menikah tapi belum dikaruniai anak.

Shishil juga sudah lancar tengkurap-terlentang dari umur 5 bulan, tumbuh gigi di usia 6 bulan (sudah 4 buah sekarang), cepat banget bertambah tingginya (apalagi sejak dikasih mpasi), ngerti banget (kayaknya) kalo dikasihtahu ayah & bunda, ga rewel sama sekali (kecuali kalo lagi ngantuk, lapar, BeTe) jadi kalo ditinggal ngerjain kerjaan rumah shishil pasti main sendiri asal ada mainan, tendang-tendang kakinya dengan keras (baca : girang) kalo liat bunda pake kerudung (artinya bunda mau keluar rumah dan pastinya shishil diajak), yah pokoknya bunda bersyukur banget dikaruniai bidadari cantik seperti shishil (alhamdulillah).

Shishil sayang, sehat selalu ya nak, tumbuh cerdas agar bisa mencerdaskan orang-orang disekitarnya (nyontek doanya ya mba yuka), selalu ceria agar menjadi anak yang menyenangkan (nyontek lagi ya mba), menjadi anak sholehah yang bertakwa agar dapat memperbaiki akhlak orang-orang disekitarnya (insya Allah) dan jangan pernah jenuh untuk belajar tentang arti kehidupan yang dikaruniakan Allah swt ini karna ayah & bunda akan selalu ada untuk menjawab apapun pertanyaan shishil termasuk kenapa bunda ninggalin shishil tiap hari (08.00-17.00).

Shishil sayang, sehat selalu ya agar tetap menjadi Bidadari Kecilnya ayah & bunda, kebanggaan ayah & bunda. Ayah & bunda akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk shishil karna shishil adalah karunia terindah bagi ayah & bunda. Luv u so much my baby girl.

Selasa, 17 November 2009

Shishil sariawan

Kaget deh bunda waktu mo liat gigi atasnya shishil, koq ada putih-putih di gusi bawahnya. Begitu bunda periksa, ternyata itu bakal gigi juga, tapi masih kecil banget, ada 2 buah lagi. Wah cepat banget ya pertumbuhan giginya, baru 2 minggu yang lalu 2 gigi atasnya keliatan jelas, eh sekarang dah nongol juga yang di bawah.

Huffhh bunda musti siap-siap dijepit gigi-gigi barunya shishil nich, yang kemarin aja bunda udah kesakitan kalo ditarik-tarik waktu nenen. Apalagi yang sekarang, secara sudah ada 4 buah giginya. Tapi demi kesehatan shishil (baca : ASI), bunda ikhlas lakuin semua untuk shishil. Mudah-mudahan aja shishil pengertian, jadi ga ada acara gigit-gigitan segala waktu nenen. Amin. :D

Tapi kemarin bunda dikasihtau sama mba esty kalo di lidahnya shishil ada sariawan kecil. Dan itu bikin dia susah makannya, masih mau sich makan tapi ditambah nangis dan teriak-teriak. Minum asip juga males-malesan plus dilempar botolnya (beda kalo dikasih mainan, langsung dimasukkin ke mulut). Sempet panik juga sich waktu dengar shishil kena sariawan (karna bunda takut shishil ga mau minum asi lg plus ga mau makan).

Waktu bunda liat dirumah, ternyata cuma bercak putih keciiillll banget, apa iya itu sariawan?? Bunda ingat-ingat kayaknya makanannya ga panas koq karna selalu bunda dinginin dulu. Bunda tanya ayah ada obat sariawan untuk bayi ga di Puskesmas Kembangan? Kata ayah jangan dikasih obat macam-macam dulu, yang alami aja kayak asi (kasih asi aja yang banyak). Ok lah akhirnya bunda setuju sama usul ayah.

Bunda belum tau nih gimana makan & mimik asinya shishil hari ini, bunda sih tadi pagi udah bilang ke mba esty dahulukan asinya daripada makanannya. Tapi bunda tetap ga habis pikir kenapa ya shishil bisa kena sariawan?? Darimana sumbernya? Apa dari giginya yang baru tumbuh? Karna bunda takut shishil jadi ogah mimik asi lagi, seperti pengalaman teman-teman bunda, yang akhirnya anaknya dikasih sufor. Bunda ga mau shishil putus asi sebelum lewat dari 1 tahun (kalo bisa malah sampai 2 tahun).

Sehat selalu ya Bidadari Kecilnya bunda, bunda akan selalu berusaha kasih yang terbaik untuk shishil. Apapun itu. Pasti akan selalu bunda perjuangkan. Lebih baik bunda yang sakit, asal jangan shishil. Karna bunda juga ayah sayang shishil.

Jumat, 13 November 2009

Renungan di pagi hari

Tadi pagi pas mau berangkat kerja, bunda ketemu sama dina (beda sebulan sama shishil) yang lagi disuapin sama ibunya (belum tahu nama ibunya). Ibunya cerita kalo dina makannya lama banget, dah 1 jam lebih belum selesai padahal sambil diajak jalan-jalan (biasanya anak-anak lebih suka makan sambil diajak jalan-jalan). Makannya bubur beras merah tapi bukan homemade (instan) dan bunda mencium aroma penyedap makanan dari buburnya dina. Tapi anehnya, ibunya dina masih sempat mencela shishil karna makanannya masih diblender, katanya jangan begitu nanti dia ga mau makan yang kasar, dina aja buburnya sudah yang kasar begini. Waktu bunda liat, buburnya dina memang kasar banget (keliatan wujud asli berasnya). Bunda saat itu cuma bisa senyum sambil berkata dalam hati, kalau pengenalan makanan pada bayi itu harus bertahap ga bisa sekaligus (sekarang shishil masih diblender, nanti baru bunda saring, terus sedikit di kasarin teksturnya, terakhir yang kasar sekali).

Bunda jadi ingat dina itu sudah dikasih makan (pisang / bubur instan beras merah kayak diatas tadi) sejak umur 2 bulan. Makanya mbah kung prepedan pernah membandingkan dina dengan shishil, katanya dina badannya keras (iyalah lawong dikasih makan, beda dengan shishil yang cuma ASI). Saat itu bunda cuma bisa diam sambil berjanji dalam hati kalau hal itu akan berubah setelah shishil dapat mpasi nanti (karna dari yang pernah bunda baca di milis katanya bayi ASI akan mengejar ketertinggalannya sesudah dapat mpasi).

Alhamdulillah janji bunda itu terpenuhi saat ini. Setelah shishil dikasih mpasi, berat badannya langsung naik, pelan tapi pasti. Pipinya aja makin keliatan chubby, paha & betisnya kencang banget kalo dipegang, juga makin keliatan tinggi (lebih tinggi dari bayi seusianya) (tapi bunda blm sempat timbang berat badannya, yang pasti lebih dari 7,3 kg). Bunda juga bersyukur karna shishil makannya ga susah, apa aja yang bunda masak selalu dihabiskan, juga ga harus dibawa jalan-jalan (yang ini bunda ga setuju karna makanannya bisa kena debu & kotoran yang lain). Pokoknya bunda bersyukur banget, karna bunda bisa buktikan kalo bunda pun bisa rawat shishil dengan cara yang lebih baik (menurut bunda).

Dari sebelum shishil lahir, sudah bunda niatkan untuk kasih ASI (walaupun ga exclusive krn sempat kena sufor waktu ASI bunda blm keluar). Tapi setelah ASI bunda keluar, sampai sekarang terus bunda usahakan shishil tetap mimik ASI (entah asip / langsung). Dikantor bunda perah ASI 3x (hasilnya 250-300ml), dirumah bunda perah lagi (paling cuma dapat 50ml) tengah malam atau pagi sebelum berangkat bunda perah lagi. Tapi tetap aja kurang mencukupi kebutuhan mimiknya shishil (jadi kadang kena sufor 60ml), kalo sudah begitu bunda menyesal banget terus nangis deh.

Tapi bunda tetap bertekad shishil harus lebih banyak mimik ASInya daripada sufornya, alhamdulillah pelan-pelan kuantitas ASInya bertambah. Walau kadang banyak banget kendalanya, mulai dari listrik yang sering mati, tempat memerah yang kadang ga boleh dipakai, waktu memerah yang sempit, ASIP yang basi (pengasuh pertama shishil salah waktu menghangatkannya), seringnya bunda ga masuk kerja kalau stock ASIPnya kurang mencukupi kebutuhan shishil, sampai ayah yang kadang juga kurang mendukung.Sedih deh bunda kalo ingat saat itu, tapi alhamdulillah semua masih bisa bunda lalui sampai saat ini. Alhamdulillah juga shishil sekarang sudah full ASI lagi (karna kekurangannya ditutup mpasi).

Bunda hanya bisa berharap, perjuangan bunda ini dibalas dengan kecintaan yang besar dari shishil kelak. Semoga dengan membaca tulisan ini shishil jadi tahu, kalo bunda sangat menyayanginya, bunda ga rela pencernaan shishil rusak karna sufor. Bunda ingin shishil sehat selalu, makanya bunda bela-belain bawa peralatan perah ASI tiap hari ke kantor. Juga karna bunda ingin shishil sehat, makanya bunda lebih mendahulukan masak mpasi untuk shishil daripada sarapan untuk ayah dan bunda. Bunda juga ingin shishil tahu kalau dalam tiap tetes ASI (baik yang diperah / diminum langsung) ada kasih sayang tulus bunda untuk shishil. Luv u so much my baby girl. Sehat selalu bidadari kecilku.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...